Bogor Sempat Diguyur Hujan, Begini Kondisi TMA Cileungsi dan Cikeas Malam Ini
Sebagian wilayah di Kota Bogor sempat diguyur hujan deras pada Rabu (20/5/2026) siang tadi.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Wilayah Bogor sempat diguyur hujan deras pada Rabu (20/5/2026) siang.
Hujan ini terpantau cukup deras dengan diawali hujan ringan di awal.
Seperti yang terpantau terjadi di wilayah Bogor Utara, Kota Bogor.
BMKG juga mencatat hujan yang sempat mengguyur tersebut terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor, maupun Kota Bogor.
Namun nampaknya hujan ini tidak begitu lama hingga berdampak pada peningkatan Tinggi Muka Air (TMA) Cileungsi dan Cikeas yang alirannya menuju Bekasi.
Dari hasil pantauan CCTV Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) di hulu Cileungsi dan Cikeas peningkatan debit tak terlihat pada waktu sore hingga malam.
"Hulu Cileungsi jam 16.30 TMA 20 cm, jam 21.00 TMA 20 cm," kata Ketua KP2C Puarman dalam info update TMA sungai tersebut, Rabu malam.
"Hulu Cikeas jam 16.30 TMA 100 cm, jam 21.00 TMA 100 cm," sambung Puarman.
Menurutnya kondisi debit kedua sungai ini masih di bawah batas normal.
Termasuk pula di area hulu Kali Bekasi atau di area pertemuan sungai Cileungsi - Cikeas yang juga normal Rabu malam ini.
"Semua titik pantau KP2C dari hulu sampai hilir, alhamdulillah terpantau normal," ungkapnya.
Ini terlihat dalam tangkapan layar CCTV KP2C, aliran di kedua sungai yang mengalir dari Bogor ke Bekasi ini dalam kondisi tenang.
Tak terlihat adanya arus deras dan air tidak berubah warna menjadi coklat pekat seperti ketika sedang meluap dan sebabkan banjir.
| Terbang ke Azerbaijan, Dedie Rachim Paparkan Dua Proyek Raksasa Kota Bogor di World Urban Forum |
|
|---|
| SMAN 1 Kota Bogor dan SMKN 3 Kota Bogor Jadi Sekolah Maung, Pendaftaran Dimulai Tanggal 25 Mei 2026 |
|
|---|
| DPRD Kota Bogor Beberkan Syarat Masuk Sekolah Maung, Seleksi 100 Persen Nilai Rapor |
|
|---|
| Asal Muasal Nama Tanjakan Sarijan Kota Bogor, Lokasinya Kental dengan Bangunan Era Kolonial Belanda |
|
|---|
| Mitos di Cisadane Panaragan Kota Bogor, Warga Harus Mendekat ke Bantaran Sungai Saat Air Meluap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Kondisi-aliran-Sungai-Cileungsi-dan-Cikeas-Kabupaten-Bogor-Rabu-2052026-malam-2.jpg)