Curhat Pilu Warga Cijayanti Bogor, Banjir Lebih dari 1 Meter Datang Berkali-kali sejak 2021: Capek!

Sejak 2021 silam, banjir 1 meter selalu terjadi di kawasan Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
BANJIR DI BOGOR - Penampakan warga kampung yang terdampak banjir setinggi 1,2 meter di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan madang, Kabupaten Bogor saat curhat, Senin (25/5/2026). Sejak 2021 silam, banjir 1 meter selalu terjadi di kawasan tersebut. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pilunya nasib warga Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor yang jadi langganan banjir besar sejak lima tahun terakhir.

Ya, sejak tahun 2021, banjir dengan ketinggian yang bisa mencapai lebih dari 1 meter kerap datang ketika hujan deras.

Banjir ini datang dari luapan Kali Sarapati di dekat kampung mereka yang beberapa tahun terakhir menjadi rentan meluap dan membanjiri pemukiman.

Warga menuding, alih fungsi lahan secara masif diduga menjadi penyebab banjir kerap melanda kampung mereka.

"Setahun nyampe lima kali (banjir). Semenjak ada proyek aja, jadi parah. Paling (sudah) 5 tahun lah," kata Ijang (50), salah satu warga sekitar kepada TribunnewsBogor.com, Senin (25/5/2026).

Ijang yang sudak sejak lahir tinggal di kampung tersebut pun berharap solusi kepada pemerintah.

"Masalah banjir kayak gini kan capeknya luar biasa. Saya juga sampai sakit bersih-bersih," kata Ijang.

Terpisah, warga sekitar yang lain, Bang Blek (32), mengatakan hal serupa soal banjir langganan di kampungnya ini.

BANJIR DI BOGOR - Penampakan area kampung langganan banjir di Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Senin (25/5/2026).
BANJIR DI BOGOR - Penampakan area kampung langganan banjir di Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Senin (25/5/2026). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Setelah banyaknya pembangunan, kata dia, kini seakan-akan saat hujan semua aliran air mengalir ke kampungnya.

"Meluap ke sini air, apalagi kan sekarang pembangunan di situ udah banyak, yang di atas," katanya.

"Tahun sekarang aja dari kemarin awal tahun, ada 5 kali banjir," sambung dia.

Kata dia, pemerintah sudah membangun tanggul di sekitar Kali Sarapati yang menyambung ke Kali Cijayanti, namun banjir tetap melanda karena tanggul baru sebagian yang dibangun.

"Sekarang kan ada benteng kayak gini nih, dari PU kan kemarin. Ya percuma, air tetep meluap, karena ini lebih rendah. Jadi dari PU cuma bikin kayak gitu doang, sepotong. Dari sini meluap. Itu kan ada Jembatan, itu kan lebih rendah lagi, enggak ada pembatasnya, air masuk juga lewat situ, masuk ke warga," ungkapnya.

Baca juga: Cerita Warga di Cijayanti Bogor Kampungnya Jadi Langganan Banjir Sejak 2021 : Tahun Ini Udah 5 Kali

Warga perlahan-lahan pergi

Karenanya, sejumlah rumah di kampung tersebut tampak terbengkalai tanpa penghuni usai ditinggal pergi pemiliknya.

Hal itu terjadi karena rumah tinggal warga ini berulang kali diterjang banjir dari luapan sungai dekat kampung setiap tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved