Pemkot Bogor Dilema Soal Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Bogor, Pemotor Ramai-Ramai Terobos Beton

Banyak pemotor menerobos jalan ini dan mengangkat barier beton yang sudah dipasang sejak awal penutupan.

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Banyak pemotor yang menerobos Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (28/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jalan Saleh Danasasmita masih banyak diterobos pemotor meski sudah ditutup karena rawan longsor.
  • Pemkot Bogor mengaku dilema karena warga ingin akses cepat, sementara kondisi jalan dinilai sudah tidak aman untuk dilintasi.
  • Jalan pengganti sedang dibangun dan ditargetkan selesai pada Oktober 2026.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Pemerintah Kota Bogor dilema terkait Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Warga mendesak agar jalan ini tetap dibuka saat pembangunan jalan baru dilakukan.

Banyak pemotor menerobos jalan ini dan mengangkat barier beton yang sudah dipasang sejak awal penutupan.

“Kami pemerintah tidak boleh membahayakan masyarakat. Tapi masyarakatnya kekeuh ingin akses cepat walaupun itu tadi dihawatirkan longsor lagi. Karena apa? Disini (Jalan Saleh Danasasmita) sudah dua kali retak, artinya sudah tidak aman,” kata Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin kepada TribunnewsBogor.com di Batutulis, Kamis (28/5/2026).

Jenal melihat sendiri pemotor mendesak agar jalan ini dibuka dan bisa digunakan.

Ia hanya menyebutkan bahwa jalan ini sudah tidak bisa lagi digunakan.

“Tapi kembali pada masyarakat. Kamipun tadi diserang di atas. Kita sudah meredam kita sudah sosialisasi. Kalau saya sih berpikir lebih baik aman daripada dekat tapi membahayakan,” ujarnya.

Jenal melanjutkan, pemotor yang berani mengangkat beton dan menerobos jalan ini berasal dari luar wilayah Batutulis.

Warga Batutulis atau yang dekat dengan Jalan Saleh Danasasmita sudah paham bahwa jalan ini tidak bisa dilintasi kembali.

“Iya sudah paham warga sini, buktinya mereka membantu menutup jalan. Lalu, mengedukasi warga lainnya juga kalau jalan ini ditutup,” tambahnya.

Pemkot Bogor merasa serba salah saat ini. 

Satu sisi Pemkot tidak akan mengizinkan jalan ini digunakan kembali sebab jalan ini sudah tidak direkomendasikan untuk dilintasi.

Jalan ini akan dikupas dan dibangun Leuweung Batutulis.

Satu sisi lainnya, warga sudah terlalu lama menunggu.

Apalagi jalan pengganti baru saja dibangun dan ditargetkan selesai bulan Oktober mendatang.

“Tetapi sekali lagi pemerintah serba salah. Kami tidak bisa berpihak, tapi kami ambil jalan alternatif dan solusi terbaik ikhtiar positif. Tidak membedakan juga,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved