Alasan Pengendara Terobos Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Bogor, Pemotor: Kalau Hujan Baru Ditutup

Terungkap alasan pemotor ramai-ramai nekad menerobos Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
PENGENDARA MOTOR TEROBOS JALAN -- Terungkap alasan pemotor ramai-ramai nekad menerobos Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Terungkap alasan pemotor ramai-ramai nekad menerobos Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Salah seorang pemotor Rezaldi (26) mengatakan, pemotor sudah bosan menunggu terlalu lama adanya akses jalan baru.

Alhasil, pemotor menerobos Jalan Saleh Danasasmita yang memang sedianya sudah ditutup oleh Pemkot Bogor.

"Kalau gasalahmah dua tahunan ya. Tapi kan ini jalan memang buat motor. Terus retak kan akhirnya ditutup. Nah sekarang lagi dibangun jalan. Tapi kami sudah bosan menunggunya," kata Rezaldi saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com di trotoar Batutulis, Jumat (29/5/2026).

Ia sendiri kerap berkatifitas di kawasan Batutulis Bogor.

Selama ini, ia selalu menggunakan jalur alternatif.

"Udah sempit terus ramai juga kalau lewat alternatif. Ya gaenak aja gitu setiap hari lewatnya situ," ujarnya.

Ia menyarankan Pemkot Bogor untuk melakukan buka tutup jalan.

"Kalau hujan baru ditutup karena kan licin juga bahaya. Tapi, kalau gahujan ya buka aja biasa. Sambil nunggu jalan baru selesai," ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dilema terkait Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Warga mendesak agar jalan ini tetap dibuka saat pembangunan jalan baru dilakukan.

Banyak pemotor menerobos jalan ini dan mengangkat barier beton yang sudah dipasang sejak awal penutupan.

“Kami pemerintah tidak boleh membahayakan masyarakat. Tapi masyarakatnya kekeuh ingin akses cepat walaupun itu tadi dihawatirkan longsor lagi. Karena apa? Disini (Jalan Saleh Danasasmita) sudah dua kali retak, artinya sudah tidak aman,” kata Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin kepada TribunnewsBogor.com di Batutulis, Kamis (28/5/2026).

Jenal melihat sendiri pemotor mendesak agar jalan ini dibuka dan bisa digunakan.

Ia hanya menyebutkan bahwa jalan ini sudah tidak bisa lagi digunakan.

“Tapi kembali pada masyarakat. Kamipun tadi diserang di atas. Kita sudah meredam kita sudah sosialisasi. Kalau saya sih berpikir lebih baik aman daripada dekat tapi membahayakan,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved