Hari Jadi Bogor 544

HJB ke-544, Museum Pajajaran Dibuka untuk Umum Secara Terbatas, Catat Waktunya

Namun operasional Museum Pajajaran ini masih terbatas, sebab penataan artefak area museum belum 100 persen rampung.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
MUSEUM PAJAJARAN - Aktivasi Museum Pajajaran Kota Bogor di momen Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Rabu (3/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Museum Pajajaran di Batutulis, Kota Bogor, resmi dibuka untuk umum bertepatan dengan Hari Jadi Bogor ke-544.
  • Untuk sementara, museum hanya buka setiap hari Rabu dengan waktu kunjungan sekitar dua jam.
  • Pengunjung sudah bisa melihat sekitar 80 artefak peninggalan Kerajaan Pajajaran, meski penataan museum masih belum selesai sepenuhnya.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akhirnya Museum Pajajaran di Jalan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor kini dibuka untuk umum.

Aktivasi museum ini dipimpin Wali Kota Bogor Dedie Rachim dalam momen Hari Jadi Bogor (HJN) ke-544, Rabu (3/6/2026).

Pantauan TribunnewsBogor.com, aktivasi museum ini dilakukan ditandai dengan pembukaan tirai yang menutup tugu nama Museum Pajajaran.

Selain Wali Kota, terpantau kegiatan ini juga diikuti oleh para pejabat lain beserta budayawan dan pihak pendukung lainnya.

Namun operasional Museum Pajajaran ini masih terbatas, sebab penataan artefak area museum belum 100 persen rampung.

Namun pengunjung tetap masih bisa melihat-lihat koleksi artefak kuno peninggalan Kerajaan Pajajaran di museum ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus, mengatakan bahwa untuk sementara rencananya museum dibuka sekali seminggu.

"Sementara ini kita hanya mencoba untuk membuka seminggu sekali rencananya," katanya kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Dia mengatakan bahwa pembukaan Museum Pajajaran untuk pengunjung ini sementara dibuka setiap hari Rabu.

Waktu pembukaannya pun masih sangat terbatas.

"Hari Rabu, dan jamnya pun dibatasi hanya dua jam," ujar Firdaus.

Kunjungan masih sangat dibatasi karena penataan dan penambahan koleksi museum masih berlangsung.

Namun sebagian ruangan museum memang sudah penuh dengan koleksi artefak kuni Kerajaan Pajajaran dan sudah bisa dikunjungi.

"Untuk supaya nanti kita lihat animo dari masyarakat, sambil kita juga nanti menata kembali artefak-artefaknya. Sehingga nanti tidak mengganggu juga tata kelola kita di museum," katanya.

"Insyaallah nanti kalau sudah koleksinya banyak, terus museumnya sudah bertambah-tambah, nanti bisa seminggu jadi beberapa kali. Dan kalau sudah betul-betul menjadi museum yang penuh dengan sejarahnya, bisa setiap hari," ungkapnya.

Diketahui, koleksi Museum Pajajaran kini sudah mencapai sekitar 80-an artefak kuno seperti keris, golok, pedang dan artefak lainnya.

Ditambah dengan materi display perjalanan sejarah atau storyline, gamelan, buku kuno dan yang lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved