Bogor Mati Listrik
Pemadaman Listrik Bogor Belum Selesai, Cek Daftar Kecamatan yang Bakal Mati Lampu Rabu Sore Ini
Warga Bogor harap bersiap, pemadaman listrik akibat gangguan pembangkit belum selesai sepenuhnya.
Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah warga di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026.
Manajemen PT PLN (Persero) kemudian membongkar alasan darurat di balik penghentian sementara aliran kelistrikan tersebut demi menghindari terjadinya blackout atau mati lampu total yang lebih luas.
Peristiwa pemadaman listrik secara bergantian ini berlangsung sejak Selasa sore hingga malam hari.
Durasi dan waktu pemadaman di tiap wilayah terpantau berbeda-beda sesuai dengan kondisi operasional sistem di lapangan.
Gangguan pasokan listrik ini langsung memicu keluhan dari masyarakat karena mengganggu berbagai aktivitas harian mereka.
Salah satu warga yang terdampak adalah Kumala Sari (24), warga Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Kumala mengaku kelimpungan akibat pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama di tempat tinggalnya kemarin.
Lampu di rumahnya padam sejak pukul 14.00 WIB hingga baru menyala kembali pada pukul 18.00 WIB.
"Pekerjaan rumah kehambat, oksigen akuarium juga nggak bisa nyala," ujar Kumala saat menceritakan dampaknya.
Merespons keresahan warga tersebut, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Bogor, Gumelar, memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab utama terjadinya mati lampu.
Menurut Gumelar, kendala tersebut bersumber dari masalah teknis pada sistem kelistrikan utama.
"Pemadaman aliran listrik ini disebabkan terdapat gangguan teknis yang mengakibatkan penurunan kemampuan pasok sistem kelistrikan," kata Gumelar.
Adapun wilayah yang mengalami pemadaman di antaranya meliputi Kecamatan Bogor Barat di Kota Bogor, hingga wilayah Cilebut di Kabupaten Bogor.
Guna mengatasi penurunan kemampuan pasok tersebut, PLN terpaksa mengambil kebijakan penyeimbangan beban.
Langkah ini dilakukan secara selektif agar sistem jaringan listrik tidak mengalami kerusakan yang lebih fatal.
Baca juga: Penyebab Mati Listrik di Bogor Terungkap, Jawa Satu Power Klarifikasi Soal Gangguan PLTGU
"PT PLN UP3 Bogor saat ini melakukan berbagai langkah untuk tetap menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan," lanjut Gumelar.
Sebagai bagian dari upaya penyelamatan pasokan tersebut, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas di sebagian wilayah layanan UP3 Bogor.
Imbas dari kebijakan ini adalah adanya penghentian sementara aliran listrik bagi sebagian pelanggan.
Durasi pemadaman diatur sedemikian rupa dengan menyesuaikan kondisi operasional sistem yang sedang berjalan.
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Bogor, Andis Verindra Putra, membeberkan bahwa pemadaman tersebut merupakan tindakan penyelamatan sistem.
Langkah manuver beban harus segera diambil untuk mencegah terjadinya dampak yang jauh lebih besar.
"Iya, betul. Ini terkait ada penguatan sistem di tegangan tinggi. Kita lagi optimal manuver beban ya. Biar tidak terjadi padam yang lebih luas lagi atau blackout," kata Andis dikutip dari kompas.com.
Andis mengungkapkan bahwa pusat gangguan teknis sebenarnya tidak berada di wilayah Bogor, melainkan bersumber dari salah satu infrastruktur pembangkit besar di Jawa Barat.
Masalah inilah yang memicu efek domino hingga ke jaringan lokal.
"Gangguan tersebut berasal dari PLTGU Jawa 1 di Karawang. Kondisi itu membuat PLN harus melakukan pengaturan beban listrik di sejumlah wilayah, termasuk Kota dan Kabupaten Bogor, guna menjaga stabilitas pasokan listrik kepada pelanggan," jelasnya.
Kebijakan manajemen beban harus terus berjalan selama proses pemeliharaan serta penguatan sistem jaringan tegangan tinggi masih berlangsung.
"Memang ada lagi kondisi kendala dari sisi pembangkit, salah satu pembangkit di Jawa. Sehingga PLN melakukan manajemen beban untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan," jelas Andis.
Seiring dengan bergulirnya proses penanganan teknis oleh tim ahli, pasokan listrik di beberapa titik dilaporkan mulai berangsur pulih.
Meskipun beberapa kawasan utama sudah menyala, proses pemulihan sistem kelistrikanmasih belum selesai sepenuhnya.
Rentetan pemadaman aliran listrik secara bergantian kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten dan Kota Bogor pada hari ini, Rabu (10/6/2026).
Peristiwa pemadaman pada hari ini terjadi di beberapa titik dengan waktu yang berbeda-beda.
Berdasarkan data teknis unit layanan, wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Barat sudah mulai mengalami pemadaman sejak sore hari pukul 17.18 WIB.
Wilayah yang terdampak di unit ini mencakup Kelurahan Pasir Gaok, Kelurahan Kencana, Kelurahan Pabuaran, dan Kelurahan Cilebut.
Cakupan pemadaman tersebut tersebar di beberapa wilayah administrasi meliputi Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Tanah Sareal, serta Kecamatan Bojonggede.
Tidak berselang lama, pemadaman listrik juga melanda wilayah jalur wisata di bawah naungan ULP Cipayung yang mati mulai pukul 17.27 WIB.
Aliran listrik terputus di beberapa titik strategis seperti Kelurahan Citeko, Kelurahan Cisarua, dan Kelurahan Megamendung di wilayah Kecamatan Cisarua.
Sementara itu, wilayah barat Kabupaten Bogor yang berada di bawah ULP Jasinga baru mengalami pemadaman pada pukul 17.53 WIB.
Penghentian aliran listrik akibat manajemen beban di unit ini berpusat di Desa Cigudeg yang masuk dalam wilayah Kecamatan Cigudeg.
Di sisi lain, proses pemulihan yang cepat terpantau terjadi di wilayah ULP Leuwiliang.
Aliran listrik di kawasan tersebut dilaporkan sudah kembali menyala normal pada malam hari pukul 20.00 WIB.
Pemulihan ini mencakup wilayah Kelurahan Ciampea, Kelurahan Cibeber, Kelurahan Cihideung, dan Kelurahan Benteng, yang berada di lingkup Kecamatan Leuwiliang serta Kecamatan Ciampea.
| Usai Harga Pertamax Naik, Begini Perbedaan Antrean Kendaraan dengan Pertalite di SPBU Cibinong Bogor |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Bogor Kamis 11 Juni 2026, Berawan Sepanjang Hari, Suhu Udara Capai 32 Derajat |
|
|---|
| Harga BBM Pertamax Naik, Warga Cibinong Kecewa: Isi Rp 25.000 Cuma Buat 2 Hari |
|
|---|
| Harga Melonjak, Perubahan Harga Bawang Putih Kejutkan Pedagang di Pasar Kota Bogor |
|
|---|
| Cerita Warga Kaget Harga BBM Pertamax di Cibinong Bogor, Dikira Masih Rp12.300 Ternyata Sudah Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-listrik-pemadaman.jpg)