Bela Negara Lewat Ekonomi, PMPP TNI Gandeng SyaREA World Latih 500 Perwira
Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI bekerja sama dengan SyaREA World menggelar pelatihan praktis Cara Cerdas Kelola Uang (CCKU) di Bogor
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI bekerja sama dengan SyaREA World menggelar pelatihan praktis Cara Cerdas Kelola Uang (CCKU) di Bogor, akhir pekan lalu.
Mengusung tema besar “Bela Negara Melalui Kedaulatan Ekonomi”, program ini menandai perluasan makna bela negara dari pertahanan fisik menuju penguatan ketahanan ekonomi keluarga dan individu.
Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur aparatur pertahanan, keamanan, pemerintah, serta pelaku usaha.
Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Zeberline, kelompok usaha penyedia energi fosil dan terbarukan, serta brand besar seperti GEA-Gerai Emas Logam Mulia dan belasan entitas bisnis dalam komunitas SyaREA World.
Keluarga Tangguh, Fondasi Ketahanan Nasional
Komandan PMPP TNI, Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan menjelaskan bahwa ketahanan bangsa di era modern tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik persenjataan, melainkan oleh ketangguhan ekonomi anggotanya.
Melalui literasi keuangan, aparatur negara diharapkan mampu membangun kedaulatan ekonomi dan terbebas dari jerat utang.
“Di sisi ekonomi kita juga ingin merdeka. Kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang karena pembelajaran yang didapat bisa mengubah langkah ke depan agar lebih berhati-hati, sehingga anak cucu juga selamat di masa mendatang,” ujar Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan.
PMPP TNI turut menyoroti empat kelompok ancaman nonmiliter yang perlu diwaspadai Indonesia saat ini, yaitu:
- Disinformasi
- Serangan siber
- Penyalahgunaan teknologi digital
Tantangan ekonomi dan sosial yang dapat melemahkan stabilitas serta daya saing bangsa.
Jebakan Utang Sebagai Neo-Imperialisme
Program CCKU dirancang secara aplikatif agar peserta langsung berlatih menyusun rencana keuangan, memetakan arus kas, dan mengevaluasi strategi pelunasan utang.
Fasilitator SyaREA World, dr. Karmono Sutadi menegaskan bahwa problem keuangan mayoritas dipicu oleh kesalahan tata kelola, bukan besar kecilnya penghasilan. Tanpa disiplin, seseorang rentan terjebak kecanduan berutang yang merusak relasi sosial hingga memicu tindakan ekstrem.
| Wilayah Kecamatan Ciawi Pagi Ini Diguyur Hujan Ringan, Intip Prediksi Cuaca di Bogor Sampai Malam |
|
|---|
| Bukan untuk Demo, Pelajar di Kota Bogor Diamankan karena Bawa Celurit, Diduga Hendak Tawuran |
|
|---|
| Warga Nanggung Bogor Mulai Alami Kekeringan, Ibu-ibu Berebut Air Bersih Kiriman BPBD |
|
|---|
| Driver Ojol di Bogor Makin Tercekik, Harga Oli Mesin dan Kebutuhan Rumah Ikut Naik Seperti Pertamax |
|
|---|
| Berani Menyanyi di Depan Menteri, Kisah Syafa Bocah SD Anak Tunanetra di Kota Bogor Bikin Haru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Komandan-PMPP-TNI-Mayjen-TNI-Iwan-Bambang-Setiawan.jpg)