Harga BBM Naik
Curhat Juru Parkir Kota Bogor Hadapi Kondisi Ekonomi Terkini, Pemasukan Minim, Pengeluaran Maksimal
Tidak hanya pedagang yang menyampaikan keluhan, juru parkir pun juga menyampaikan keluhan.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Ringkasan Berita:
- Jaya (65), seorang juru parkir di Kota Bogor, mengaku pendapatannya menurun drastis sejak beberapa bulan terakhir.
- Jika dulu bisa memperoleh Rp300.000–400.000 per hari, kini mendapatkan Rp150.000 saja sulit karena jumlah pelanggan berkurang.
- Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Jaya terpaksa menggunakan uang tabungan dan berharap kondisi ekonomi segera membaik.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kondisi perekonomian masyarakat kecil nampaknya kini sedang dalam cobaan.
Tidak hanya pedagang yang menyampaikan keluhan, juru parkir pun juga menyampaikan keluhan.
Sebab pendapatan mereka kini kian menurun.
Hal ini diduga karena banyak masyarakat sekarang menerapkan efisiensi pengeluaran imbas naiknya biaya-biaya dan harga-harga.
Ini dirasakan oleh Jaya (65), juru parkir asal Tanah Sareal, Kota Bogor.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Jaya merupakan salah satu juru parkir pertokoan di Jalan RE Martadinata.
Memakai rompi hijau terang, Jaya tetap semangat melakoni pekerjaannya meski usia tak lagi muda.
Meski begitu, dia akui bahwa pendapatannya memang kini memang anjlok.
"Sekarang itu pendapatan berkurang, harga pada naik," kata Jaya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (15/6/2026).
Dulu dia Jaya mengaku bisa mendapat uang parkir hingga Rp300.000-400.000 selama 24 jam, namun kini Rp150.000 pun sulit.
Karena harga komoditas untuk dapur di rumah juga naik, terkadang penghasilannya tak cukup untuk dapur.
Alhasil, untuk menutupi kebutuhan dapur, dia mengandalkan uang simpanan.
"Jadi kan saya punya simpenan, kepake terus buat keperluan. Kan sepi nih, jadi nombokin lah buat di rumah," katanya.
"Kalau dulu mah masih bisa nyimpen uang, ada lebihnya, sekarang gak bisa. Kerasanya abis lebaran aja (sekitar Maret 2026), nyari duit jadi susah," kata Jaya.
Dia pun khawatir, jika kondisi ini terus berlangsung lama, uang simpanannya bisa habis.
| Harga Pertamax di Penjual Bensin Eceran Dekat Simpang Air Mancur Bogor Ikut Naik, Harganya 18 Ribu |
|
|---|
| Stok Pertalite di SPBU Semeru Kota Bogor Kosong, Pengendara Ogah Beralih ke Pertamax |
|
|---|
| Tak Hanya Pertamax, Driver Ojol di Cibinong Bogor Ngeluh Naiknya Harga Oli Mesin dan Kebutuhan Rumah |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Sebagian Pedagang di Bogor Terpaksa Pakai Cara Ribet Agar Modal Tak Bengkak |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Ojol di Cibinong Bogor Keluhkan Antrean di SPBU Jadi Lebih Lama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Juru-parkir-di-Kota-Bogor-Jaya-65-ikut-mengaluh-pendapatan-yang-kini-anjlok-di-tengah-harga-h.jpg)