Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Kenali Gejala hingga Risiko Kematian Mencapai 50 Persen
Viral kemunculan Hantavirus yang ramai sorotan internasional setelah wabah melanda para penumpang kapal pesiar MV Hondius. Waspadai gejalanya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Viral kemunculan Hantavirus yang ramai sorotan internasional setelah wabah melanda para penumpang kapal pesiar MV Hondius di perairan Samudra Atlantik.
Terkait hal tersebut, organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini telah menyampaikan adanya lima kasus Hantavirus yang terkonfirmasi.
Selain itu, ada tiga penumpang MV Hondius yang dinyatakan telah meninggal dunia.
Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan adanya kemungkinan kasus-kasus lain, namun risiko terhadap kesehatan masyarakat tetap rendah.
“Meskipun ini merupakan insiden yang serius, WHO menilai risiko kesehatan masyarakatnya rendah,” kata dia dikutip dari Al Jazeera, Kamis (7/6/2026).
Diketahui, Hantavirus adalah sekelompok virus yang dibawa oleh hewan pengerat dan dapat menyebabkan penyakit parah pada manusia.
Penularannya biasanya terjadi melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi, air kencing, kotoran, atau air liurnya.
Jenis Hantavirus yang terdeteksi di kapal pesiar berbendera Belanda tersebut adalah virus Andes.
Jarang didengar, apakah Hantavirus adalah penyakit baru?
Baca juga: Waspada Bahaya Virus Nipah, Ini Gejala yang Sering Tak Disadari dan Cara Pencegahannya
Telah diidentifikasi sejak 1978
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerangkan bahwa hantavirus bukanlah penyakit yang baru-baru ini muncul.
Hantavirus justru telah diidentifikasi pada tahun 1978, tepatnya terhadap hewan rodensia (Apodemus agrarius) di dekat Sungai Hantan, Korea Selatan.
“Temuan ini kemungkinan berkaitan dengan lebih dari 3.000 kasus demam berdarah di Korea yang terjadi pada pasukan PBB setelah perang Korea (1951-1953),” terang Kemenkes melalui rangkuman Frequently Asked Questions (FAQ) Hantavirus (3/10/2022).
Penyakit Hantavirus adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus dalam kelompok genus Hantavirus dan famili Bunyaviridae serta ditularkan melalui rodensia seperti tikus dan mencit.
Pada tahun 1981, genus Hantavirus yang menyebabkan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) diperkenalkan dalam famili Bunyaviridae.
Setelah itu, pada 1993, terdapat temuan wabah Hantavirus di wilayah barat daya Amerika Serikat yang menyebabkan gangguan serius pada saluran pernapasan sehingga memunculkan temuan kasus hantavirus pulmonary syndrome (HPS).
| Gagal Nyalip, Pemotor Tewas dan Penumpangnya Luka Usai Tabrakan dengan Pick-up di Ciseeng Bogor |
|
|---|
| Geger Aksi Pria Intip Rok Penumpang KRL Sambil Ngumpet di Bawah peron, Pihak KAI Akhirnya Bersuara |
|
|---|
| Istri di Lingga Tewas Terkubur Tanpa Busana, Suami Sempat Pinjam Uang ke Kakak Sebelum Menghilang |
|
|---|
| Momen Penumpang Selamatkan Balitanya Lewat Jendela KRL Bekasi, Sang Ibu Justru Tewas karena Syok |
|
|---|
| Kenapa Gerbong KRL Khusus Perempuan Ada di Ujung? Ini Penjelasan KAI Usai Insiden Tabrakan di Bekasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/virus-corona-baru.jpg)