Dispora Kota Bogor Libatkan Masyarakat dalam Menentukan Harga Sewa Lapangan GOM
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor Hery Karnadi beberkan kemungkinan tarif sewa dua lapangan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM)
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor Hery Karnadi beberkan kemungkinan tarif sewa dua lapangan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) di bawah 500 ribu per sesi.
"Kemungkinan bisa turun. Tapi, ya catatannya kalau seperti itu, kita lihat juga variabel penyewaan serta perbandingan dengan lapangan lain yang sejenis," kata Hery saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Selasa (21/2/2023).
Hery menjelaskan, kemungkinan harga sewa yang turun dari 500 ribu per sesi itu lantaran saat ini, Dispors melibatkan masyarakat serta klub lokal untuk ikut menentukan harga sewa.
Variabel itu nantinya akan menjadi formula tambahan bersama variabel pemeliharaan dan perbandingan dengan lapangan yang sejenis.
Alhasil, Dispora pun, memasukan variabel ketiga yakni kesanggupan masyarakat untuk membayar sewa.
"Kita kasih kuisioner kepada masyarakat dengan range pilihan harga sewa 300-500 ribu. Sore ini mungkin sudah keluar hasilnya survei itu," jelasnya.
Hery menambahkan, pilihan itu nantinya akan menjadi rumus formula tambahan.
Walaupun, diakui Hery, masyarakat tentu memilih harga paling rendah untuk menyewa lapangan.
"Masyarakat tentunya pilih yang paling rendah. Karena mereka kan ingin menikmati lapangan juga," jelasnya.
Hery pun membeberkan bahwasanya pilihan masyarakat walaupun diprediksikan akan paling murah, pihaknya akan tetap memasukan variabel tersebut.
Walaupun, secara gambaran, nilai paling rendah untuk menyewa lapangan dirasa belum ideal lantaran harga pemeliharaan yang memang cukup sangat tinggi.
Dari survei yang diberikan kepada masyarakat, pihaknya memberikan gambaran dua variabel lain serta tarifnya.
"Mungkin nanti bisa berubah (tarifnya). Kan, warga juga ikut menentukan. Karena kemampuan warga juga. Kita lihat kebelakang, GOR kan dibangun atas aspirasi warga," jelasnya.
Hery pun menegaskan, saat ini, pihaknya bergerak cepat untuk pengkajian tarif ini selesai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Gom-kadisporaa.jpg)