Komisi Yudisial Bakal Libatkan Mahasiswa Pantau Persidangan Perkara Pilkada 2024

Dia melanjutkan, sistemnya nanti KY akan mengontak mahasiswa itu untuk datang ke pengadilan.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Komisi Yudisial (KY) ajak keterlibatan mahasiswa di Kota Bogor untuk ikut memantau jalannya persidangan perkara pada Pilkada 2024 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Komisi Yudisial (KY) ajak keterlibatan mahasiswa di Kota Bogor untuk ikut memantau jalannya persidangan perkara pada Pilkada 2024.

Hal ini disampaikan oleh KY dalam acara Training of Trainee (ToT) yang diselenggarakan di Hotel Santika, Kota Bogor, Rabu (10/9/2024).

“Sebentar lagi ada Pilkada maka kami ingin mengingatkan bahwa agar kita melakukan pemantauan persidangan. Kalau ini kan nggak ada cerita tentang ini sidang tertutup dan sebagainya. Jadi siapa saja bisa melakukan pemantauan persidangan,” kata Anggota Komisi Yudisial Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim Sukma Violetta kepada TribunnewsBogor.com usai acara.

Dia melanjutkan, sistemnya nanti KY akan mengontak mahasiswa itu untuk datang ke pengadilan.

“Maka kemudian KY akan mengontak universitas di dekat pengadilan tersebut, untuk kita melakukan kerjasama begitu atau kadang-kadang mereka sendiri yang menghubungi KY,” ujarnya.

Tindak Pidana pada Pilkada memang mudah terjadi sepeti money politik, sampai kampanye ditempat yang tidak diperbolehkan.

KY sendiri pernah mendapat aduan setiap tahunnya sampai 800.

“Nanti mereka yang melakukan pemantauan. Tapi tentu surat tugasnya dari KY, juga dengan teman-teman LSM dan sebagainya,” tambahnya.

KY tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pemantauan Pilkada ini.

Sebab, Pilkada 2024 saat ini digelar serentak di seluruh Indonesia.

“Karena ini kan Pilkadanya serentak, tidak ada lembaga yang bisa melakukan pemantauan kecuali bekerja sama dengan masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

Dengan diajaknya mahasiswa, KY berharap pemantauan tindak pidana Pilkada bisa berjalan efektif.

“Yang penting adalah kita semua sepakat untuk melakukan ini secara bersama-sama gitu ya dan kemudian mereka juga tahu detailnya ternyata seperti ini jadi kerjasama ini jadi efektif ke depannya,” ungkapnya.

Di sisi lain, ToT ini sudah diselenggarakan KY dibeberapa wilayah.

“Ya, sebelumnya sudah di empat tempat. Sudah pernah di Surabaya, di Kota Padang, Balikpapan, dan Mataram,” ujarnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved