Cara Amati Hujan Meteor Geminid 2025, Simak Jam hingga dari Arah Mana Meteor Ini Muncul
Hujan meteor Geminid diperkirakan bakal terjadi pada tanggal 14 - 15 Desember 2025.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
Sejarah Hujan Meteor Geminid
Menurut NASA, hujan meteor Geminid pertama kali muncul pada pertengahan tahun 1800-an.
Namun, hujan meteor pertama tidak begitu signifikan, hanya 10 hingga 20 meteor yang terlihat per jam.
Sejak saat itu, Geminid telah berkembang menjadi salah satu hujan meteor utama tahunan.
Pada puncaknya, 120 meteor Geminid dapat terlihat per jam dalam kondisi sempurna.
Meteor Geminid terang dan cepat, dan cenderung berwarna kuning.
Seperti diketahui, meteor berasal dari partikel komet sisa dan serpihan asteroid.
Ketika benda-benda ini mengelilingi Matahari, mereka meninggalkan jejak debu di belakangnya.
Setiap tahun Bumi melewati jejak puing-puing ini, yang memungkinkan serpihan tersebut bertabrakan dengan atmosfer kita di mana mereka hancur dan menciptakan garis-garis api warna-warni di langit.
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
| Cara Melihat Hujan Meteor Lyrid di Indonesia, Cari Tempat Gelap, Bisa dengan Mata Telanjang |
|
|---|
| Tak Ada Gerhana Matahari Lagi di Tahun Ini, Berikutnya Pada Februari 2026 |
|
|---|
| Curhatan Maling Usai Bobol Rumah Warga, Ditulis di Lantai, Terpaksa Mencuri Demi Obat Anak Istri |
|
|---|
| Keunggulan Kamera iPhone 12 Pro Max, Ponsel Canggih yang Gunakan Tekhnologi NASA |
|
|---|
| Jangan Sampai Terlewat, Jelang Sahur Nanti Akan Ada Fenomena Hujan Meteor Lyrid |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Fenomena-hujan-meteor-Lyrid-2013.jpg)