Setahun Pemerintahan Gubernur, Engagement Dedi Mulyadi Ungguli Pramono Anung dan Khofifah Indar
Setahun pemerintahan gubernur se-Indonesia, Riset Deep Intelligence Research (DIR) mencatat bahwa Gubernur Jawa Barat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setahun pemerintahan gubernur se-Indonesia, Riset Deep Intelligence Research (DIR) mencatat bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi paling menyedot perhatian publik.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) tercatat memuncaki kategori publikasi mengungguli gubernur lain dalam riset “Rapor Setahun Pemerintah Daerah Provinsi 2026”.
Lembaga riset media dan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) ini menganalisis pemberitaan dan percekapan publik di media sosial selama periode 20 Februari 2025 hingga 19 Februari 2026.
Jumlah media yang dianalisis terdiri dari 11 ribu media online, 200 media cetak, dan 40 media elektronik, dan semua plarform media sosial yang digunakan masyarakat Indonesia.
“Kami menggunakan metodologi Media Intelligence yang menggabungkan analisis media massa dan digital listening untuk melihat sejauh mana legitimasi publik terbentuk di era keterbukaan informasi ini," kata Direktur Komunikasi DIR, Neni Nur Hayati dalam keteranannya, Minggu (22/2/2026).
"Mesin aritifical intelligence kami bekerja meng-crawling data untuk menarik seluruh data pemberitaan dan percakapan public di media sosial dari para gubernur, tentang gubernur dan yang mempercakapkan gubernur,” katanya.
Menurut Neni, tahun pertama adalah ujian kepemimpinan situasional.
“Data kami menunjukkan bahwa publik memberikan perhatian sangat tinggi dan harapan besar kepada pemimpin daerah dalam mengeksekusi janji-janji kampanye, program pusat di daerah, dan ketangkasan saat bencana melanda," ujarnya.
"Total berita tentang gubernur di media mainstraim mencapai 1,887 juta lebih. Engagement di medsos mencapai 5,624 milyar, dengan audiens mencapai 33,798 milyar terlibat. Ini perhatian yang luar biasa, dan harapan yang sangat besar dari masyarakat,” tutur Neni.
Dalam kategori Highest Publication, Dedi Mulyadi menempati posisi teratas.
Gubernur Jawa Barat itu mencatat 194,4 ribu pemberitaan media online, 16,1 ribu pemberitaan cetak, dan 4,6 ribu pemberitaan elektronik.
Narasi kebijakan kerakyatan, isu sosial, serta konsolidasi wilayah menjadi penopang utama stabilitas eksposurnya.
Di bawahnya, Pramono Anung di DKI Jakarta membukukan 153 ribu pemberitaan media online, 8,9 ribu cetak, dan 8,3 ribu elektronik.
Sementara Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur mencatat 82,7 ribu pemberitaan online, 8,3 ribu cetak, dan 1,5 ribu elektronik, dengan fokus pada ekonomi syariah dan perlindungan sosial.
Dominasi Dedi semakin terlihat pada kategori Highest Engagement hingga total engagement 4.256.465.957 dengan audience 25.570.049.700.
| Diarak Keliling Jabar, Ini Jadwal Giliran Kirab Mahkota Kerajaan Pajajaran di Kota Bogor |
|
|---|
| Detik-detik Ketua DPRD Terinjak-injak Kuda di Acara Kirab Budaya di Sumedang, Begini Kondisinya |
|
|---|
| Nangis di Depan KDM, Nasib Pilu Nandang Warungnya Dibakar Perusuh May Day, Usaha Hasil Utang Ludes |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Ikut Salatkan Jenazah Karyawan Kompas TV Nur Aini Korban KRL Bekasi: Dia Orang Baik |
|
|---|
| SMAN 1 Kota Bogor Berpotensi Tidak Buka Sistem Zonasi Penerimaan Murid Baru Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Gubernur-Jawa-Barat-Dedi-Mulyadi-atau-KDM-saat-dijumpai-di-Gedung-Bakorwil-Kota.jpg)