Link Live Streaming Gerhana Bulan Total Hari Ini 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Terjadi Pukul 18.13

Gerhana bulan total akan terjadi pada Selasa, (3/3/2026) dan dapat disaksikan di Jakarta dan sekitarnya.

Tayang:
Editor: Vivi Febrianti
Warta Kota/Alex Suban
LINK GERHANA BULAN - Gerhana bulan total akan terjadi pada Selasa, (3/3/2026) dan dapat disaksikan di Jakarta dan sekitarnya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gerhana bulan total akan terjadi pada Selasa, (3/3/2026) dan dapat disaksikan di Jakarta dan sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena gerhana bulan total 3 Maret 2026 dapat dilihat dengan mata telanjang jika cuaca cerah.

Bagi masyarakat yang tidak dapat mengamati langsung, BMKG menyediakan layanan pemantauan fase gerhana bulan total secara daring.

Berikut link live streaming gerhana bulan total 3 Maret 2026 dari BMKG

====>>>Link Streaming Resmi BMKG

Melalui link tersebut, masyarakat dapat mengikuti proses gerhana dari fase awal hingga berakhir, termasuk fase puncak atau totalitas. 

Waktu Puncak Gerhana di Jakarta

Fase totalitas berlangsung selama 59 menit 27 detik.

Secara keseluruhan, durasi gerhana dari awal hingga akhir mencapai 5 jam 41 menit 51 detik. 

Berdasarkan data resmi BMKG, berikut rincian waktu setiap fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 (WIB): 

  • Gerhana Penumbra Mulai (P1): 15.42.44 WIB
  • Gerhana Sebagian Mulai (U1): 16.49.46 WIB
  • Gerhana Total Mulai (U2): 18.03.56 WIB
  • Puncak Gerhana: 18.33.39 WIB
  • Gerhana Total Berakhir (U3): 19.03.23 WIB
  • Gerhana Sebagian Berakhir (U4): 20.17.33 WIB
  • Gerhana Penumbra Berakhir (P4): 21.24.35 WIB 

Pelaksana Tugas Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menyatakan gerhana mulai teramati di Indonesia bagian barat sejak pukul 18.03.56 WIB dan mencapai puncak pada 18.33.39 WIB. 

Bulan Akan Tampak Merah Saat fase puncak, Bulan sepenuhnya masuk ke dalam umbra atau bayangan inti Bumi. 

Warna merah yang muncul, dikenal sebagai blood moon, terjadi akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. 

Cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek seperti biru lebih banyak tersebar, sementara cahaya merah tetap diteruskan dan dipantulkan oleh permukaan Bulan, sehingga Bulan tampak kemerahan.

Berbeda dengan gerhana matahari, cara melihat gerhana bulan total dapat disaksikan secara langsung tanpa kacamata khusus. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved