Perbandingan Harta Bupati Pekalongan dan Rejang Lebong, Sama-sama Punya Miliaran Kini Kena OTT KPK
Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan oleh tim penyidik pada Senin.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap besar-besaran dengan mengamankan dua kepala daerah dalam waktu yang berdekatan.
Setelah menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan Tahun Anggaran 2023–2026 pada awal Maret 2026, KPK juga melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, di Bengkulu pada Senin (9/3/2026) malam.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan oleh tim penyidik pada Senin.
Ia menjelaskan, operasi ini merupakan hasil dari proses penyelidikan yang telah dilakukan sebelumnya oleh tim di lapangan.
"Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu. Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Bupati Rejang Lebong," ungkap Budi Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Namun ia belum menjelaskan lebih rinci dalam perkara apa bupati dan sejumlah pejabat itu diamankan.
"Nanti diupdate lagi ya," tambahnya.
Muhammad Fikri dan sejumlah pejabat yang terlibat diterbangkan dari Bengkulu menuju Jakarta pada Selasa pukul 06.52 WIB.
Selain kasus hukum yang menjerat keduanya, harta kekayaan yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) juga menarik perhatian publik.
Lantas berapa harta kekayaan kedua Bupati tersebut? Berikut rinciannya.
Baca juga: 9 Kepala Daerah Era Prabowo Terjerat Korupsi, Terbaru Bupati Rejang Lebong
1. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq
Fadia Arafiq memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 85.623.500.000 atau Rp 85,6 miliar per 30 Maret 2025.
Aset terbesarnya berasal dari 26 bidang tanah dan bangunan yang berada di Kabupaten Pekalongan, Kota Bogor, Depok, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Semarang, dan Badung yang nilainya fantastis, yakni Rp74.290.000.000 atau Rp 74,2 miliar.
Aset terbesar kedua yang dimiliki Fadia adalah kas dan setara kas sebesar Rp10.333.500.000 atau Rp10,3 miliar.
| Diperiksa KPK Soal Kasus Korupsi Fadia Arafiq, Ashraff Abu Pilih Diam Seribu Bahasa |
|
|---|
| Suami Fadia Arafiq Diperiksa KPK Usai Sang Istri Ditangkap, Terungkap Alasannya |
|
|---|
| Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK, Gerindra: Baru Mendaftar Jadi Kader |
|
|---|
| Fadia Arafiq Tegaskan Tidak Di-OTT KPK, Ceritakan Detik-detik Didatangi Tim Saat Tengah Malam |
|
|---|
| Jejak Karir Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang Kena OTT KPK, Sempat Terpilih Jadi Wabup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Isi-Chat-Grup-WA-Bupati-Pekalongan-Fadia-Arafiq.jpg)