Viral! Guru Honorer Rela Gowes 6 Km Tiap Hari, Akhirnya Terima Motor Baru dari Relawan

Pak guru Azis yang sebelumnya harus menempuh perjalanan sekitar enam kilometer setiap hari dari Jakarta Barat menuju Jakarta Utara dengan sepeda.

Editor: khairunnisa
Kompas.com
VIRAL GURU NAIK SEPEDA: Pak guru Azis yang sebelumnya harus menempuh perjalanan sekitar enam kilometer setiap hari dari Jakarta Barat menuju Jakarta Utara dengan sepeda. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib Abdul Azis (45), guru honorer di Jakarta Utara, akhirnya berubah usai berbulan-bulan harus berangkat mengajar dengan sepeda pinjaman 

Guru usia 45 tahun itu menerima bantuan sebuah sepeda motor yang diserahkan langsung di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Islam 1 Kamal Muara, tempatnya mengajar, Rabu (22/4/2026) 

Momen penyerahan berlangsung setelah Azis menyelesaikan tugas mengawasi ujian siswa kelas enam. 

Di halaman sekolah, sejumlah relawan dari organisasi Relawan Gerak Bareng datang membawa bantuan yang telah disiapkan melalui penggalangan donasi. 

Sepeda motor yang diberikan semula ditutupi kain oranye sebelum akhirnya dibuka di hadapan para siswa dan rekan guru. 

Saat kain dibuka, terlihat sebuah sepeda motor Honda Genio berwarna krem yang telah dihias pita sebagai tanda penyerahan. 

Melihat bantuan tersebut, Azis tak mampu menahan emosi. 

Ia terlihat menangis dan memeluk salah satu relawan yang menyerahkan kendaraan tersebut. 

“Alhamdulillah Ya Allah, senang banget saya. Setelah sekian lama kurang lebih enam bulan gowes, akhirnya ada orang baik yang memberikan motor, saya benar-benar terharu,” ujar Azis di lokasi acara. 

Baca juga: Kehidupan Guru yang Viral Diledek Siswa Terkuak, Dedi Mulyadi Syok Lihat Respon Bu Atun Diberi Uang

Bantuan tersebut menjadi titik balik bagi Azis yang sebelumnya harus menempuh perjalanan sekitar enam kilometer setiap hari dari Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat menuju Penjaringan, Jakarta Utara dengan sepeda pinjaman. 

Kondisi itu dijalani sejak motor pribadinya hilang pada November 2025. 

Selama masa tersebut, Azis tidak hanya berjuang sebagai guru honorer, tetapi juga tetap mengantarkan anaknya ke sekolah dengan cara yang sama. 

Sepeda lipat yang digunakannya merupakan pinjaman dari keluarga. 

Dengan adanya sepeda motor ini, Azis berharap aktivitas mengajar dan mobilitas sehari-hari menjadi lebih ringan, termasuk saat membimbing anaknya. 

“Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan buat kita semua dan khususnya buat orang-orang baik yang telah memberikan ini,” kata Azis. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved