Ramadan 2026
Pahala Setara 80 Tahun, Simak Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar dan Doa Khusus yang Dibaca Nabi SAW
Secara historis, Lailatul Qadar dipercaya sebagai waktu turunnya wahyu pertama Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Malam Lailatul Qadar merupakan momen yang paling dinantikan umat Muslim setiap bulan Ramadan.
Malam ini memiliki keistimewaan luar biasa karena nilainya diyakini lebih baik daripada seribu bulan.
Secara historis, Lailatul Qadar dipercaya sebagai waktu turunnya wahyu pertama Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Momen besar ini menjadi titik awal sejarah perjalanan Islam di muka bumi.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas, menjelaskan bahwa malam ini memiliki nilai ibadah yang luar biasa di sisi Allah.
Ia menyebutkan bahwa pahala seorang Muslim yang beribadah di malam Lailatul Qadar setara dengan ibadah selama 80 tahun atau bahkan lebih.
"Karena kemuliaannya itulah umat Islam dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah. Upaya itu bisa dilakukan dengan memperbanyak shalat malam, membaca Al Quran, berzikir, dan memanjatkan doa," terangnya.
Kapan Waktunya?
Terkait waktu pastinya, para ulama memiliki pandangan yang beragam.
Ada yang meyakini jatuh pada malam ke-17 Ramadan, sementara yang lain menyebut malam ke-24 atau ke-25.
Namun, mayoritas riwayat menyebutkan bahwa Lailatul Qadar berada di sepuluh hari terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil seperti tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29.
Rasulullah SAW sendiri memberikan arahan melalui sabdanya:“Carilah lailatul qodar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan.” (HR. Bukhari).
Meskipun tanggal pastinya menjadi rahasia Ilahi, terdapat beberapa tanda yang sering dirasakan, seperti suasana malam yang sejuk, langit cerah, dan suasana yang tenang.
Rahasia waktu ini bertujuan agar umat Islam tetap konsisten beribadah sepanjang Ramadan tanpa hanya menunggu satu tanggal tertentu.
Amalan Rasulullah yang Bisa Diteladani
Meneladani Rasulullah SAW adalah kewajiban bagi setiap Muslim sebagai bentuk ketaatan. Berikut adalah empat amalan utama yang dilakukan Nabi SAW saat menjemput malam Lailatul Qadar:
1. Bersungguh-sungguh di 10 Hari Terakhir
Rasulullah meningkatkan intensitas ibadahnya secara drastis pada penghujung Ramadan.
Hal ini diceritakan oleh 'Aisyah RA:"Rasulullah SAW biasa ketika memasuki sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, beliau kencangkan sarungnya, menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah." (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Menjaga Shalat Isya dan Subuh Berjamaah
Bagi mereka yang memiliki keterbatasan, menghidupkan malam mulia ini bisa dilakukan dengan konsisten shalat berjamaah.
Imam Syafi’i menyebutkan bahwa siapa yang menghadiri shalat Isya dan Subuh berjamaah, maka ia telah mengambil bagian dari malam tersebut.
Hal ini sejalan dengan hadis Nabi yang menyebutkan bahwa shalat Isya dan Subuh berjamaah pahalanya setara dengan shalat semalam penuh.
3. Melakukan Shalat Malam (Qiyamul Lail)
Melaksanakan shalat malam dengan penuh keimanan menjadi kunci pengampunan dosa.
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari).
4. Memperbanyak Doa Memohon Ampunan
Salah satu doa yang paling dianjurkan untuk dibaca adalah doa yang diajarkan Nabi kepada 'Aisyah RA:“ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU’ANNI” (Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf, karenanya maafkanlah aku).
Ibnu Rajab menjelaskan bahwa orang yang bijak adalah mereka yang tetap merasa penuh kekurangan dan banyak meminta ampun kepada Allah, meskipun telah giat beramal sepanjang malam.
Sumber: TribunnewsSultra.com
| Siap-siap! Pemkab Bogor Gelar Open House Idul Fitri 2026 Besar-besaran di Stadion Pakansari |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Indonesia Lebaran Sabtu 21 Maret 2026 |
|
|---|
| Live Streaming Pengumuman Hasil Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1447 H, Arab Saudi Lebaran Jumat |
|
|---|
| Link Live Streaming Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1447 H, Benarkah Lebaran Pada 21 Maret 2026? |
|
|---|
| Sambangi Poskamling, Poksek Rumpin Bogor Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/senja-lailatul-qadar.jpg)