Meletus Lagi, Semburan Asap Tebal Gunung Ile Lewotolok Mencapai 500 Meter

Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus pada Senin (13/4/2026), pukul 14.42 Wita.

Editor: Vivi Febrianti
Ist
Gunung Ile Lewotolok meletus pada Senin (13/3/2026) (Dok. PGA Ile Lewotolok) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus pada Senin (13/4/2026), pukul 14.42 Wita.

Letusan Gunung Ile Lewotolok itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm. 

"Durasi letusan sekitar 42 detik," ujar Jefri Pugel, petugas pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Senin siang.

Menurut Jefri, erupsi tersebut menghasilkan tinggi kolom abu lebih kurang 500 meter di atas puncak sekitar1.923 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat. 

Jefri menambahkan, gunung api berstatus level II atau waspada ini, juga mengalami erupsi sebanyak 31 kali pada periode pengamatan Minggu, 12 April 2026, pukul 00.00 Wita-24.00 Wita.

"Teramati 31 kali letusan dengan tinggi 200 meter dan warna asap putih dan kelabu," katanya. 

Di hari yang sama, lelehan lava teramati ke sektor tenggara dengan jarak luncur sekitar 200 meter dari bibir kawah.

Jefri pun mengimbau masyarakat di sekitar agar tidak memasuki dan melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat Gunung Ile Lewotolok.

Dia juga mengingatkan untuk tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah gunung.

Menurut dia, suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunung api yang sedang dalam fase erupsi.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved