Cerita Intan Anggraeni Dinikahi Sesama Jenis, Baru Terungkap Saat Malam Pertama

Kasus dugaan pemalsuan identitas dalam pernikahan terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, setelah seorang perempuan melaporkan pasangannya.

Tayang:
Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
MENIKAH SESAMA JENIS - Intan Anggraeni didampingi keluarga melaporkan pasangannya dalam kasus dugaan pemalsuan identitas pernikahan di Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).(KOMPAS.com/ PUTU AYU PRATAMA SUGIYO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kasus dugaan pemalsuan identitas dalam pernikahan terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, setelah seorang perempuan melaporkan pasangannya yang ternyata sesama jenis.

Peristiwa ini dialami Intan Anggraeni (28), warga Kecamatan Blimbing, yang baru mengetahui identitas asli pasangannya, Rey, saat malam pertama usai pernikahan berlangsung pada 3 April 2026. 

Perwakilan keluarga korban, Eko NS, mengatakan, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dengan dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan saat pernikahan.

“Saat ini kita melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi saudari Intan,” ujar Eko saat ditemui pada Rabu (8/4/2026).

Eko menambahkan, pihak keluarga juga mencurigai adanya kemungkinan tindak pidana lain di balik kasus tersebut.

“Kita juga khawatir ada indikasi lain. Karena sebelum pernikahan, korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja, katanya untuk berobat,” ungkapnya.

Ia menilai, permintaan tersebut patut dicurigai karena memiliki kemiripan dengan sejumlah kasus yang belakangan marak terjadi.

“Kita curiga, apalagi sekarang marak kasus-kasus seperti itu,” lanjutnya.

Pacaran sejak 14 Februari

Sementara itu, Intan mengaku mengenal Rey sejak awal Februari 2026 setelah bertemu di sebuah kafe di Kota Batu.

Hubungan keduanya berlangsung singkat hingga akhirnya berpacaran pada 14 Februari 2026. 

“Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli,” jelas Intan.

Ia mengaku tidak menaruh kecurigaan selama menjalin hubungan karena penampilan dan perilaku terlapor yang meyakinkan.

Namun, fakta sebenarnya baru terungkap setelah pernikahan berlangsung. 

“Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata wanita, saya langsung nangis dan lapor ke orangtua,” tuturnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved