Viral di Media Sosial

Disebut Bela Denada Soal Isu Penelantaran Anak, Momen Irfan Hakim Debat dengan Hotman Paris Viral

Disebut ngotot bela Denada terkait isu penelantaran anak, momen Irfan Hakim debat dengan Hotman Paris jadi perbincangan netizen di medsos.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
kolase Youtube
KASUS ANAK DENADA: Disebut ngotot bela Denada terkait isu penelantaran anak, momen Irfan Hakim debat dengan Hotman Paris jadi perbincangan netizen di medsos. 

Ringkasan Berita:
  • Irfan Hakim disorot karena dianggap membela Denada dalam debat dengan Hotman Paris.
  • Hotman menjelaskan aspek hukum, gugatan anak di luar nikah bisa ditujukan ke ibu dan tidak kadaluarsa.
  • Ressa hanya meminta pengakuan, sementara Denada belum memberi klarifikasi.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Artis Irfan Hakim tengah jadi sorotan karena dianggap membela sahabatnya, Denada dalam kasus dugaan penelantaran anak.

Anggapan itu ramai dibahas netizen di media sosial setelah melihat video Irfan Hakim debat dengan pengacara Hotman Paris.

Dalam debat tersebut, Irfan menyinggung soal pemuda bernama Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak Denada.

Kata Irfan, Ressa yang sudah berusia 24 tahun bukan lagi tergolong anak-anak.

Karenanya Irfan heran kenapa Ressa tidak menuntut Denada saat masih kecil saja, kenapa baru sekarang.

Gara-gara pertanyaan Irfan tersebut, ia pun disebut membela Denada.

"Anaknya kan sudah 24 tahun, kan hitungannya sudah bukan anak-anak lagi, sudah dewasa. Nah ketika anak-anak kenapa tidak diungkapnya dulu? kenapa baru sekarang?" tanya Irfan Hakim kepada Hotman dalam tayangan FYP Trans 7.

Mendengar pertanyaan Irfan tersebut, Hotman mengurai jawaban.

Kata Hotman, kemungkinan Ressa baru punya nyali untuk memviralkan dugaan penelantaran anak oleh Denada ketika dewasa.

"Ya mungkin dia baru ada keberanian. Dia kan bukan ahli hukum. Saya dengar dia cuma kerja di warung kopi gaji Rp3 juta sebulan di Banyuwangi, ya mungkin dia baru ada yang menyarankan, itu boleh-boleh aja, tidak ada kadaluarsa istilahnya, belum," ujar Irfan Hakim.

Lebih lanjut, Hotman pun mengurai kemungkinan Denada dijerat dengan pasal pidana.

"Dugaan bahwa seorang anak menggugat ibu kandungnya karena tidak kasih nafkah. Sebenarnya dia bisa menempuh dua jalur, perdata  tapi bisa juga secara pidana loh," kata Hotman Paris.

Penasaran, Irfan Hakim pun kembali bertanya ke Hotman soal sosok yang harusnya bertanggung jawab jika Ressa memang anaknya Denada.

Irfan menyinggung soal ayah biologis dari Ressa.

"Mengenai Denada itu, banyak yang ngomong kok nuntutnya ke ibunya, kan yang tanggung jawab atas kehidupan anak tuh sebenarnya bapak," pungkas Irfan Hakim.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved