Kabar Artis

Ngaku Bisa Mati Berdiri Tanpa Arya Khan, Pinkan Mambo Siapkan Pengacara Demi Sahkan Pernikahan

Keputusan Pinkan untuk rujuk ternyata tidak berjalan mulus. Ia mengaku kembali berselisih dengan anaknya.

Tayang:
Editor: Tsaniyah Faidah
kolase Youtube
PINKAN MAMBO RUJUK - Pinkan Mambo nekat rujuk dengan Arya Khan dan siap sahkan nikah siri ke pengadilan, meski keputusannya ditentang keras oleh sang anak. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Pinkan Mambo memutuskan untuk rujuk dengan Arya Khan.

Mantan personel Ratu ini mengaku tidak bisa hidup tanpa pasangannya tersebut dan memilih untuk mengalah.

"Karena kami itu saling cinta dan membutuhkan. Aku gak bisa hidup tanpa Arya, kali ini aku yang mengalah," kata Pinkan Mambo.

Setelah rujuk, wanita berusia 45 tahun ini berencana mendatangi Pengadilan Agama.

Ia ingin mengesahkan pernikahan siri mereka agar diakui secara sah oleh negara.

"Ada rencana mau mengesahkan pernikahan. Aku lagi siapin pengacara buat ngurus hal ini," ucapnya.

Keputusan Pinkan untuk rujuk ternyata tidak berjalan mulus.

Ia mengaku kembali berselisih dengan anaknya yang tidak setuju ia kembali kepada Arya Khan.

Namun, Pinkan tetap pada pendiriannya karena menganggap Arya sebagai pasangan sehidup semati.

"Jujur keputusan aku buat rujuk memang gak disetujui sama anak. Tapi aku gak bisa kehilangan Arya. Makanya aku memilih buat rujuk sama dia," jelasnya.

Pinkan pun meminta maaf dan berharap putrinya, Michelle, bisa mengerti serta menerima keputusannya demi kebahagiaan sang ibu.

Ia ingin anaknya berlapang dada menerima Arya Khan sebagai ayah sambung.

"Buat Michelle, mami minta maaf. Mami sayang sama kamu tapi mami juga sayang sama Arya. Ini keputusan sudah bulat buat rujuk," ungkapnya.

Pinkan menegaskan bahwa kehadiran Arya sangat penting di dalam hidupnya saat ini.

"Bagaimanapun tanpa Arya aku bisa mati berdiri," ujar Pinkan Mambo.

Sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved