Gaji Dolar Eks Artis Fabiola Usai Gabung Jaringan Love Scamming Solo Raya, Jadi Umpan Video

Dari hasil kerjanya mengecoh para korban di depan kamera, Fabiola mendapatkan upah yang tidak main-main.

Tayang:
Editor: Tsaniyah Faidah
kolase Istimewa
FABIOLA SINDIKAT KRIPTO - Fabiola Elizabeth mantan istri Reza SMASH terlibat jaringan kripto internasional yang meraup Rp41 miliar dengan modus menjadi model umpan video call. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mantan artis Fabiola Elizabeth kini harus berurusan dengan hukum setelah polisi mengungkap keterlibatannya dalam jaringan penipuan internasional bermodus love scamming.

Mantan artis tersebut kedapatan bergabung dengan sindikat yang beroperasi di wilayah Solo Raya demi mengejar bayaran bernilai fantastis.

Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini menggunakan skema pig butchering atau penipuan berkedok asmara yang berujung pada investasi bodong.

Fabiola sendiri direkrut secara khusus untuk menjadi model perempuan yang bertugas berinteraksi langsung guna memperkuat tipu daya dan mengecoh para korban.

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih, menjelaskan bahwa keberadaan seorang model memegang peran yang sangat krusial dalam komplotan ini.

Sosok model sengaja disiapkan sebagai tameng saat korban mulai menaruh curiga dan meminta bukti identitas melalui panggilan video (video call).

Ketika momen itu tiba, sosok yang muncul di layar ponsel korban bukanlah operator atau marketing yang selama ini mengendalikan percakapan teks, melainkan Fabiola.

"Apabila korban membutuhkan keyakinan, maka yang tampil bukan marketing tetapi model," kata Himawan, dikutip dari TribunJateng, Selasa (2/6/2026).

Selain harus siap sedia melakukan panggilan video, Fabiola juga memiliki tanggung jawab untuk menyuplai foto serta berbagai materi visual lainnya.

Strategi ini sengaja dirancang oleh pihak sindikat agar para korban sepenuhnya percaya bahwa mereka benar-benar sedang menjalin hubungan asmara dengan perempuan asli.

Setelah kepercayaan korban berhasil terbangun rapat berkat manipulasi visual tersebut, barulah para pelaku melancarkan aksi utama mereka.

Target mulai diarahkan secara perlahan untuk menanamkan modal dan mengirimkan uang mereka ke platform investasi bodong yang dikendalikan oleh sindikat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, membeberkan bahwa Fabiola pertama kali bergabung dengan sindikat yang bernaung di bawah nama PT Digi Global Konsultan ini pada Januari 2026.

Perusahaan bodong tersebut diketahui beroperasi di kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, Fabiola mengaku mengetahui informasi pekerjaan tersebut dari lowongan kerja yang beredar bebas di jagat maya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved