TAG
Gunung Anak Krakatau
-
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengeluarkan 15 kali letusan kecil dengan ketinggian abu asap sekitar 200 meter pada Rabu (19/7/2023).
Kamis, 20 Juli 2023
-
Petugas Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono mengatakan, abu vulkanik muncul di atas puncak gunung di Selat Sunda itu.
Rabu, 29 Maret 2023
-
Sejak Rabu (8/6/2022) pukul 13.04 wib hingga saat ini (GAK) masih mengeluarkan asap abu vulkanik dan 15 kali mengalami gempa.
Kamis, 9 Juni 2022
-
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis bahwa GunungĀ AnakĀ Krakatau telah meletus atau mengalami erupsi pada Rabu (8/6).
Rabu, 8 Juni 2022
-
Erupsi terakhir pada pukul 17.07 WIB itu terjadi 3 menit sebelum terjadinya gempa di Banten pada Jumat (4/2/2022) kemarin.
Sabtu, 5 Februari 2022
-
Liswanto mengatakan, sepanjang pengamatan terjadi 42 kali gempa letusan dengan ampliltudo maksimal 21 milimeter dan lama gempa 30-150 detik.
Sabtu, 11 April 2020
-
Suara dentuman juga terdengar sampai Tangerang, seperti dilaporkan akun @ptrrene ke akun BNPB Indonesia.
Sabtu, 11 April 2020
-
Sempat khawatir, Joko Anwar pun mendeskripsikan seperti apa suara aneh tersebut terdengar.
Sabtu, 11 April 2020
-
Ia kemudian menulis lagi jika sejumlah warga di Kalianda Lampung yang tinggal di daerah pesisir mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi
Sabtu, 11 April 2020
-
Masyarakat setempat dan wisatawan dilarang mendekati kawah gunung tersebut dalam radius 2 kilometer dari kawah.
Senin, 30 Desember 2019
-
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara.
Jumat, 13 September 2019
-
Artinya, masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan berada di GAK dalam radius dua kilometer dari kawah.
Rabu, 26 Juni 2019
-
berkurangnya ketinggian Gunung Anak Krakatau disebabkan proses pembentukan tubuh gunung api yang disertai erupsi.
Sabtu, 12 Januari 2019
-
Selain hal tersebut Gunung anak krakatau juga alami 35 kali gempa letusan dan 2 kali gempa vulkanik dalam.
Selasa, 8 Januari 2019
-
Letusan Gunung Anak Krakatau tersebut melontarkan lava pijar, abu vulkanik, dan pasir.
Jumat, 4 Januari 2019
-
Sebelum mengalami erupsi hebat pada Sabtu (22/12/2019) lalu yang memicu tsunami di Selat Sunda.
Jumat, 4 Januari 2019
-
tsunami di perairan Selat Sunda tidak ada kaitannya dengan erupsi letusan Anak Gunung Krakatau.
Jumat, 4 Januari 2019
-
Gunung Anak Krakatau (GAK) diselat Sunda terus menunjukan penurunan. Dari data aktivitas vulkanik sampai dengan pagi ini, selasa (1/1/2019).
Selasa, 1 Januari 2019
-
tinggi Gunung Anak Krakatau (GAK) saat ini 110 meter dibanding tinggi sebelumnya yang mencapai 338 meter.
Minggu, 30 Desember 2018
-
Puji melihat jelas Gunung Anak Krakatau meletus sampai-sampai menimbulkan tsunami.
Minggu, 30 Desember 2018
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved