Info Tekno

iPhone Anda Belum Bisa Menggunakan QRIS ?, Ternyata Ada Alasan di Baliknya, BI Ungkap Fakta

Namun di sisi lain, penggunaan QRIS ini ternyata belum dirasakan bagi pengguna ponsel pintar iPhone.

Tayang:
Editor: Naufal Fauzy
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
QRIS DI IPHONE - Foto ilustrasi. Penggunaan QRIS ini ternyata belum dirasakan bagi pengguna ponsel pintar iPhone. Pihak Bang Indonesia ungkap penyebabnya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Cara pembayaran melalui QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan pembayaran digital Indonesia yang cukup berkembang saat ini.

Sistem pembayaran digital ini cukup memudahkan masyarakat melakukan transaksi yang hanya tinggal tap menggunakan ponsel.

Seperti terpantau di Bogor, sudah banyak cafe atau tempat makan yang menggunakan QRIS.

Tidak hanya sekelas rumah makan restoran, warung-warung kecil dan pedagang kaki lima juga banyak yang menerima sistem pembayaran QRIS ini.

Pihak Bank Indonesia menyebut bahwa sampai Februari 2026 ini penggunaan QRIS masih terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.

Khususnya pada sektor transportasi dan area hospitality. 

Dari sisi nominal transaksi, nilai transaksi QRIS meningkat 6,4 persen secara bulanan, dengan total sekitar Rp4,6 Miliar.

Namun di sisi lain, penggunaan QRIS ini ternyata belum dirasakan bagi pengguna ponsel pintar iPhone.

QRIS belum dapat diakses oleh pengguna iPhone karena keterbatasan akses NFC dari Apple.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengatakan, pihaknya meminta pengguna iPhone untuk bersabar.

Sebab Apple hingga kini belum membuka fitur NFC untuk pihak ketiga.

“Karena saat ini memang Apple itu belum membuka NFC fiturnya gitu ya. Dia hanya membuka untuk Apple Pay,” ujar Filianingsih dikutip dari Kompas.com.

Menurut dia, Apple Indonesia maupun kantor pusat Apple telah berkomunikasi dengan BI.

Yaitu untuk membahas kemungkinan pembukaan akses NFC bagi QRIS.

“Nah, sebetulnya untuk pihak Apple Indonesia maupun Apple headquarter-nya sudah datang dan mereka juga akan mendalami," katanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved