Info Tekno

Jangan Langsung Panik! Begini Cara Hentikan WhatsApp yang Disadap Hacker dari Jauh

Kasus penyadapan yang marak terjadi di WhatsApp harus segera ditangani. Jika tidak akun WA Anda akan disalahgunakan oleh Hacker.

Tayang:
Editor: khairunnisa
freepik
PENYADAPAN WHATSAPP: Ilustrasi WhatsApp. Kasus penyadapan yang marak terjadi di WhatsApp harus segera ditangani. Jika tidak akun WA Anda akan disalahgunakan oleh Hacker. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus penyadapan yang marak terjadi di WhatsApp harus segera ditangani.

Sebab jika tidak, akun WhatsApp Anda akan disalahgunakan Hacker hingga data penting dicuri.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan WhatsApp diretas Hacker jarak jauh.

Berikut adalah tiga caranya:

1. Keluarkan akun WA yang login di perangkat asing 

Cara menghentikan WA disadap jarak jauh yang pertama adalah dengan mengeluarkan akun WA yang login di perangkat asing. 

Pengguna bisa mengelola penautan akun di berbagai perangkat lain melalui aplikasi WhatsApp di HP utama. 

Jika WhatsApp disadap melalui akun WA yang tertaut di perangkat asing maka pengguna bisa mengeluarkannya. 
Cara mengeluarkan akun WA yang tertaut di perangkat asing dapat dilakukan dengan mengakses menu “Pengaturan” di aplikasi WhatsApp pada HP utama. 

Setelah itu, pilih opsi “Perangkat Tertaut” atau “Linked Device”. 

Selanjutnya, pilih perangkat asing yang telah tertaut dengan akun WA. 

Terakhir, klik opsi “Logout” untuk mengeluarkan akun WA dari perangkat asing itu. 

Baca juga: Inilah Sederet Fitur Terbaru WhatsApp yang Jarang Diketahui, Termasuk Tutorial Lindungi Privasi Akun

2. Login ulang akun WhatsApp 

Cara menghentikan WA disadap yang berikutnya adalah dengan login ulang akun WhatsApp

Langkah awalnya adalah pengguna bisa menghapus aplikasi WhatsApp di HP, lalu mengunduh dan menginstalnya kembali. 

Setelah itu, pengguna dapat melakukan login ulang akun WhatsApp

Caranya, masuk ke WhatsApp dengan nomor telepon yang dipakai jadi akun. 

Setelah itu, verifikasi akun dengan memasukkan kode 6 digit yang diterima melalui SMS. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved