Info Tekno

Terlanjur Klik File APK di WhatsApp, Lakukan Tindakan Ini Segera Agar Tabungan Tidak Hilang

Maraknya kasus kehilangan dana di m-banking terjadi karena kelihaian pelaku dalam memanfaatkan celah komunikasi dan kesibukan harian targetnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
freepik
PENIPUAN WHATSAPP - Beberapa tindakan penyelamatan darurat yang wajib segera Anda lakukan jika terlanjur mengklik file APK palsu di WhatsApp agar saldo m-banking tetap aman dari kurasan peretas. 

Ringkasan Berita:
  • Penipuan siber kini menggunakan berbagai modus seperti berkas APK tiruan, panggilan berbagi layar, teknik phishing, hingga celah keamanan teknis.
  • Langkah penyelamatan utama meliputi pengaktifan mode pesawat, penghapusan aplikasi mencurigakan, dan penggantian kata sandi melalui perangkat lain.
  • Pencegahan jangka panjang dapat dilakukan dengan pembaruan sistem berkala dan penonaktifan izin pemasangan aplikasi dari sumber tidak dikenal.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Masyarakat yang terlanjur mengklik atau mengunduh file dokumen berformat APK palsu melalui pesan WhatsApp harus segera mengambil langkah penyelamatan darurat.

Tindakan cepat dan tepat pada menit-menit awal setelah kejadian menjadi kunci utama agar akses m-banking pada ponsel tidak sepenuhnya dikendalikan oleh pihak luar.

Aktivitas kejahatan siber yang memanfaatkan pesan singkat ini marak terjadi dengan metode manipulasi psikologis yang sangat rapi.

Maraknya kasus kehilangan dana di m-banking terjadi karena kelihaian pelaku dalam memanfaatkan celah komunikasi dan kesibukan harian targetnya.

Pihak peretas sengaja merancang skenario yang sangat meyakinkan agar sistem operasi ponsel pintar bisa dikuasai dari jarak jauh tanpa disadari.

Ragam Modus Peretas Kuras Rekening via WhatsApp

Saat ini, para pelaku penipuan tidak lagi sekadar menyebarkan tautan situs sembarangan untuk menjebak masyarakat.

Berikut adalah beberapa metode yang kerap digunakan pelaku untuk menembus pertahanan digital:

1. Penyebaran Berkas APK Palsu

Pelaku mengirimkan berkas aplikasi tiruan dengan ekstensi .apk yang telah dimodifikasi secara khusus.

Berkas digital berbahaya tersebut sengaja disamarkan dengan berbagai nama dokumen resmi untuk memicu tindakan spontan, seperti resi pengiriman paket, surat undangan pernikahan digital, surat bukti tilang elektronik, hingga tagihan pemakaian listrik.

Ketika berkas tersebut terinstal, aplikasi rahasia di dalamnya akan langsung menyadap seluruh data SMS (termasuk kode OTP) dan mengambil alih kendali perangkat secara penuh.

Baca juga: Waspada HP Lagi Disadap Jarak Jauh, Lakukan Langkah Ini Jika WhatsApp Keluar Sendiri

2. Modus Panggilan Share Screen

Pelaku melancarkan aksi penipuan melalui fitur panggilan video dengan menyamar sebagai petugas layanan pelanggan atau call center dari instansi perbankan resmi.

Mereka kemudian memandu target untuk mengaktifkan mode share screen dengan dalih penyelesaian masalah teknis.

Melalui fitur ini, pelaku dapat mengintip seluruh aktivitas layar ponsel secara langsung, termasuk saat nomor PIN diketik, kode OTP muncul, atau saat aplikasi perbankan dibuka.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved