TribunBogor/
Home »

Bogor

Polemik Pesantren Ibnu Masud

MUI Sebut Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud Tak Boleh Beraktivitas Sejak Satu Bulan Lalu

saat ini ada sekitar 1.400 pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bogor yang memang sudah terdaftar dan memiliki izin yang lengkap.

MUI Sebut Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud Tak Boleh Beraktivitas Sejak Satu Bulan Lalu
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukhri Adji mengatakan Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud sudah dilarang beraktivitas sejak satu bulan lalu.

"Jadi sejak tanggal 17 agustus 2017 itu mereka berjanji tidak ada kegiatan lagi di sana, itu ada tertulis dalam surat perjanjian juga dan disepakati juga waktu itu," ujar Mukhir Adji kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (17/9/2017).

Seperti diketahui, sehari sebelum hari ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke-72 itu warga Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor sempat dibuat heboh dengan aksi pembakaran umbul-umbul merah putih oleh salah seorang santri dari pondok pesantren itu.

Alhasil, seorang santri yang merupakan staf pengajar dari Pondok Pesantren Ibnu Masud itu ditangkap polisi hingga berstatus tersangka.

"Masyarakat jadi resah, kami ingin warga khususnya di wilayah Tamansari itu kembali tentram," kata Mukhri Adji menambahkan.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 1.400 pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bogor yang memang sudah terdaftar dan memiliki izin yang lengkap.

Tak hanya itu, sambung dia, pondok pesantren merupakan tempat yang sakral untuk menimba ilmu agama bagi gerasi muda di masa depan.

"Jangan dinodai dengan hal-hal seperti itu, kami juga tidak mau nama pondok pesantren di Kabupaten Bogor itu dipandang buruk karena satu pondok pesantren itu (Ibnu Mas'ud, red)," tandasnya.

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help