Gambarkan Jokowi Sebagai 'Pengemis', Begini Klarifikasi Komikus Asal Jepang, Sampai Sujud Minta Maaf
Potret Presiden Indonesia, Joko Widodo yang digambarkan sebagai 'pengemis' oleh komikus asal Jepang baru-baru ini menjadi viral.
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Potret Presiden Indonesia, Joko Widodo yang digambarkan sebagai 'pengemis' oleh komikus asal Jepang baru-baru ini menjadi viral.
Indonesia pun disinyalir menjadi bahan candaan dari komikus itu, Onan Hiroshi.
Potret tersebut dituangkan Hiroshi ke dalam komik yang kemudian diunggahnya melalui akun Twitter miliknya, @hiroshionan.
Komik itu berisikan sindiran kepada pemerintah Indonesia tentang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dibangun oleh Presiden Jokowi.
Sindiran tersebut ia gambarkan dalam bentuk komik yang berjudul 'Kereta Cepat Pengemis'.
Kabar tidak mengenakan itu sontak saja membuat seluruh warganet yang telah membacanya merasa geram.
Beberapa di antaranya bahkan ramai-ramai membuat hashtag #IndonesiaBukanPengemis sehingga menjadi perbincangan di media sosial Twitter.
Akhirnya, beberapa waktu yang lalu beredar cuitan Hiroshi yang diduga menuliskan permintaan maaf atas 'ulahnya' menghina bangsa Indonesia.
I'm sorry. beggar is over Excessive demands.
I was heat up. but now cooldown.
Mr,president JOKOWI and Indonesian everyone, and Indonesia goverment
I'm really sorry. I am shame. I take back picture. I'm sorry
(Saya minta maaf. Pengemis adalah penggambaran yang berlebihan.
Saya kemarin kacau, tapi sekarang sudah tenang.
Bapak presiden Jokowi dan seluruh masyarakat Indonesia dan pemerintah
Saya sangat menyesal. Saya malu. Saya ambil kembali gambar saya. Saya minta maaf)
Selain cuitan, Hiroshi juga mengirimkan foto seseorang berbaju hitam yang sedang bersimpuh seperti bersujud memohon maaf.
Selain cuitan, background profil Twitternya pun memuat ucapan permintaan maafnya tersebut.
Meski begitu, perasaan 'sakit hati' masyarakat Indonesia yang telah melihat komik Hiroshi tersebut tampaknya masih ada.
Hal itu terlihat dari hashtag #IndonesiaBukanPengemis masih saja terus dituliskan di media sosial sebagai bentuk kekecewaan terhadap penghinaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, akun Twitter @hiroshionan nampaknya masih disuspend.
