Ini 4 Tips Dari Polisi Menjaga Buah Hati Agar Terhindar Dari Pelaku Predator Seks
Frida pun menyarankan agar orang tua menjelaskan perbedaan antara orang asing, kenalan, sahabat dan kerabat.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Sejak Januari 2018 hingga April 2018, ada enam laporan kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kota Bogor.
Laporan terakhir terjadi pada 12 April 2018 tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pria berinisial AL di wilayah Bogor Utara kepada anak usia 6 tahun.
Menanggapi banyaknya peristiwa tersebut Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bogor Kota mengimbau agar orangtua selalu waspada dan berhati-hati dalam menjaga sang buah hati.
Kanit PPA Polresta Bogor Kota Iptu Frida Hidayanti menuturkan bahwa ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk mengantisipasi atau menangkal hal tersebut.
Baca: Kursi Cawapres Pendamping Jokowi Jadi Rebutan, Golkar Ambil Langkah Ini Jika Kadernya Tak Dipilih
Baca: Kunjungan ke Maroko, Ini yang Dilakukan Anies Baswedan di Kantor Wali Kota Cassablanca
Diantaranya adalah membuka komunikasi dan menjalin kedekatan emosional dengan anak.
"Iya pertama membuka komunikasi dan menjalin kdekatan emosional dng anak diantaranya sempatkan bermain bersama anak," katanya Kamis (19/8/2018).
Selain itu disarankan orangtua memberikan pengetahuan kepada anak tentang tubuh mereka.
"Pengetahun itu bisa diberikan sejak dini seperti beri pengertian kepada anak tentang tubuh mereka dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh orang lain terhadap bagian tubuhnya mskipun orang dekatnya sekalipun," ujarnya.
Selanjutnya, Frida pun menyarankan agar orang tua menjelaskan perbedaan antara orang asing, kenalan, sahabat dan kerabat.
Dan yang ke empat adalah mengajarkan anak untuk bersikap malu jika tidak berpakaian atau telanjang di depan orang lain saat usianya melewati balita.
"Yang terakhir cara yang bisa dilakukan orangtua adalah awasi anak dalam lingkungan rumah, sekolah ataupun ekstra kulikuler, dan memberikan pendidikan rohani dan saling menitipkan kepada sesama temannya untuk saling menjaga," katanya