Home »

Metro

Ciptakan Produk UMKM Berkualitas, Seafast Center IPB Gelar Pelatihan Diversifikasi Usaha

Dr Tjahja Muhandri menyampaikan materi 'Prosedur Pembuatan Roti Tawar dan Asinan Bogor dalam Cup'.

Ciptakan Produk UMKM Berkualitas, Seafast Center IPB Gelar Pelatihan Diversifikasi Usaha
Humas IPB
Peserta pelatihan UMKM Kabupaten Bogor bersama IPB. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seafast Center Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB) bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Diversifikasi Usaha Bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor.

Kegiatan pelatihan digelar beberapa waktu lalu di Hotel New Cipayung Asri.

Pelatihan ini rutin dilaksanakan setiap tahun.

Baca: Dapat Dukungan Madina Menjadi Cawalkot, Pasangan Bima Dedie Diminta Jadi Bapak Angkat

Dalam kesempatan itu, peneliti Seafast Center yang juga dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) IPB, Dr Tjahja Muhandri menyampaikan materi 'Prosedur Pembuatan Roti Tawar dan Asinan Bogor dalam Cup'.

Sedangkan rekan sesama penelilti di Seafast yang juga dosen di Departemen yang sama, Ir Sutrisno Koswara, MSi menyampaikan materi 'Label dan Desain Kemasan Bimtek serta Pengolahan Jamur dan Inovasi Pengolahan Buah.

Baca: Wartawan Asing Sebut Dalang Bom Surabaya Bukan Dita Supriyanto, Tapi Inisial AU, Apa Ini Orangnya?

Selanjutnya dilaksanakan praktik pembuatan asinan Bogor dalam cup, pengalengan jamur yang dilaksanakan di Pilot Plan SEAFAST Center.

Sedangkan pembuatan roti tawar dilaksanakan di BreAd Unit yang didampingi oleh Denny Agustin, STP.

Baca: 13 Jenazah Pelaku Teror Ditolak Keluarga dan Terlunta-lunta, Begini Nasib Mirisnya Sekarang!

Saat praktik peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Praktik ini selain didampingi narasumber juga didampingi teknisi SEAFAST Center, Junaedi dan Deni Suhendro dalam proses pembuatan asinan Bogor dalam cup dan pengalengan jamur.

Hasil evaluasi pelatihan secara umum bahwa peserta pelatihan menginginkan pelatihan sejenis terus dilakukan dengan waktu praktik yang lebih banyak. (*)

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help