Mau Berhenti Minum Kopi, Pikirkan Lagi Setelah Membaca Ini

Selain itu, mereka juga memiliki risiko lebih rendah kena diabetes tipe 2.

Tayang:
Editor: Bima Chakti Firmansyah
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Meski demikian, ketahui bahwa minum kopi yang dicampurkan krim, gula, atau bahkan cokelat, bisa menambah kalori dengan cepat.

Karenanya, batasi gula tambahan dalam kopi. Bukankah akan lebih nikmat jika kita menikmati kopi tanpa campuran apa pun? (Monica Erisanti/Kompas.com)

Minum Kopi di Kafe Cuma Rp 8.000, Disini Tempatnya

Minum kopi sore-sore di kafe, tak selalu mengeluarkan kocek banyak.

Misalnya di Kedai Kopi Saring, yang berada di Jalan KH Abdullah Bin M Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor ini.

Kedai Kopi Saring menyediakan menu kopi andalannya, yakni kopi saring panas dari paduan biji kopi robusta dicampur arabica.

Harga satu cangkirnya, hanya Rp8.000.


TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti

"Kopi saring ini, kopi hitam yang disaring. Jadi menikmatinya tanpa ampas," kata Pemilik Kedai Kopi Saring, Adang Budiman kepada TribunnewsBogor.com.

Konsep kedai ini, kata dia, yakni kopi pro rakyat yang digali dari kebiasaan masyarakat di Kalimantan Barat.

"Kopi saring ini kami adaptasi dari kebiasaan ngopi orang pesisir di Kalimantan Barat," ujarnya.


TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti

Tekniknya mirip dengan espresso, tapi tidak menggunakan alat espresso.

"Kita pakai tunggku untuk masak airnya, kemudian kopi yang sudah ditumbuh dipanaskan dengan air mendidih. Setelah keluar minyaknya, baru disaring dan dituangkan ke cangkir," urainya.


TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti

Tradisi kopi pancong di Kalimantan juga tak ketinggalan dibawanya ke Bogor, yakni menikmati kopi pagi-pagi setengah harga dan setengah isi.

"Di sini memang sudah murah, kalau mau lebih murah lagi ngopi pagi-pagi dari jam 06.00 WIB, cuma Rp4.000," ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved