Para Wanita Ini Menyewakan Rahimnya untuk Mengandung Anak Orang Lain

Sekitar 700 bayi telah dilahirkan dari rahim sewaan itu.

Penulis: Noor Hendy Dinata Poetra | Editor: Suut Amdani
Dailymail
Setiap perempuan mendapatkan uang kompensasi sebesar Rp 90,1 juta per kehamilan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Hendy Dinata

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Para wanita di Kota Anand, Gujarat, India, menyewakan rahim mereka untuk membesarkan perkawinan sperma dan sel telur dari pasangan asing.

Hal tersebut lebih dikenal dengan istilah sewa rahim di kota tersebut.

Sebuah klinik bernama bernama Akanksha bahkan sudah satu dekade mendukung penyewaan rahim di kota tersebut.

Sekitar 700 bayi telah dilahirkan dari rahim para wanita di kota itu, namun bayi tersebut bukan anak mereka.

Wanita-wanita ini perutnya hanya dipinjam sementara oleh banyak orang barat lantaran praktik sewa rahim di negara mereka terlalu mahal dan ilegal.

Seperti dilansir laman DailyMail.co.uk, setiap perempuan mendapatkan uang kompensasi sebesar Rp 90,1 juta per kehamilan.

Jumlah uang itu diakui mereka sangat membantu kehidupan warga desa, yang rata-rata hanya berpenghasilan Rp 14 ribu sehari.

Sementara biaya melahirkan sekitar Rp 326,2 juta sudah dibayarkan oleh orang tua biologis si bayi.

Sarla Patelia, 40 tahun, warga Desa Manjipura sekitar 25 kilometer dari Anand sudah dua kali melahirkan bayi milik orang asing yakni 2009 dan 2012.

Dari kelahiran itu dia mampu membangun rumah dua lantai dan memindahkan keluarganya.

Sebelum mempunyai tempat tinggal layak, Sarla mendiami gubuk beratap seng.

Dia bahkan mampu membiayai operasi tumor suaminya sebesar Rp 28,2 juta.

"Kami tidak punya pekerjaan sampai saat ini. Sehari-hari hidup dari uang hasil sewa rahim," ujar Sarla.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved