Bogor Banjir dan Longsor
Banjir di Caringin, Bupati Bogor Belum Menegur Operator Tol Bocimi
Pembangunannya juga belum selesai. Kalau ada yang merugikan masyarakat, kami melakukan pendekatan melalui camat setempat
Penulis: Damanhuri | Editor: Vovo Susatio
Sungai Cukangaleuh sempat terbendung runtuhan tanah jembatan.
Namun, akhirnya air menjebol penghalang dan mengalir deras hingga sampai ke permukiman warga yang lokasinya sekitar 500 meter dari jembatan.
Banjir pada mulanya menerjang rumah warga bernama Ujang dan rumah Majelis Ta'lim Ibnu Marjuk yang terletak di bagian belakang kediaman Ujang.
"Pak Ujang sama istrinya terseret sampai ke bawah jembatan sana, dia pegangan di batang bambu yang ada di bawah jembatan itu," kata Apep.
Omay (37), tetangga Ujang, sempat berlari menolong Ujang dan istri yang saat itu hanyut hingga tersangkut di bawah jembatan Kampung Limusnunggal.
"Korban tersangkut di bawah jembatan desa. Saya sama warga sampai kesulitan untuk menolongnya," kata Omay.
Air yang belakangan meninggalkan bekas di dinding setinggi sekitar 1,5 meter lalu mengalir ke arah jembatan desa yang terletak tak jauh dari rumah Ujang.
Aliran air lalu membanjiri jalan desa dan kemudian melanda rumah-rumah warga di seberang jalan tersebut.
Rumah dan juga tempat usaha ternak ayam milik Iday Ruswandi (33) termasuk yang terkena banjir tersebut.
Iday Ruswandi menjelaskan, saat itu dirinya bersama istri dan anak sedang berada di sekitar tempat tinggal mereka.
Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan teriakan warga yang terkena terjangan banjir lebih dulu.
"Kalau saya berhasil menyelamatkan diri, tapi istri saya sampai kebawa air. Untung ketolong sama pegawai yang langsung berlari menolong istri saya," ujar Iday kepada Tribunnewsbogor.com, Minggu (13/3/2016).
Dia berharap, pihak proyek pembangunan Tol Bocimi bertanggungjawab atas peristiwa banjir bandang yang menimpa kampung tempat tinggalnya.
"Ini memang kelalaian mereka, tapi akibatnya kami yang harus merasakannya," keluh Iday.
Iday mengklaim dirinya mengalami kerugian sekitar Rp 360 juta setelah ayam peliharaannya yang berjumlah 500an ekor mati terendam banjir.