Obat Penenang Susah Didapat dari Apotik, Ternyata Dijual Bebas di Warung

"Abang enggak akan dapat obat itu dan gak mungkin dapat, susah dicari bang.."

Tayang:
Editor: Suut Amdani
David Oliver Purba/Kompas.com
Obat penenang Riklona Clonazepam yang ditemukan Kompas.com di warung. 

Di sebuah jalan sempit yang berlokasi di Pasar Kencar, tepatnya di daerah Kota Bambu Raya, Kompas.com menemukan sebuah warung yang menjual bebas obat jenis Riklona.

Dari luar tampak warung berukuran 4x4 meter tersebut dijaga oleh dua orang laki laki berukur 30-35 tahun.

Warung tersebut juga menjual obat generik lain seperti Paracetamol maupun obat untuk penyakit biasa.

Ketika mencoba membeli obat tersebut, terlihat kehati-hatian dari dua laki laki penjaga warung.

Dengan suara seperti berbisik dia menanyakan berapa banyak obat yang ingin dibeli.

Saat ditanyai Kompas.com, kedua penjual tersebut mengaku mereka hanya menjual obat jenis tersebut untuk orang dewasa di atas 25 tahun.

Untuk kesediaan obat, mereka mengatakan tidak pernah menyimpan stok barang.

Dalam waktu yang tidak ditentukan, seorang supplier akan mendatangi mereka untuk menyediakan obat tersebut.

"Kami tidak tahu siapa dia, kami juga tidak pernah menghubunginya. Meski kami meminta nomor hapenya, dia gak pernah ngasih, jadi dia datang sewaktu waktu saja," kata penjual tersebut.

Penjual tersebut mengatakan warungnya buka setiap hari.

Namun, dia mengaku tak setiap hari orang mencari jenis obat tersebut.

"Jadi kadang penjualannya juga enggak menentu bang, kadang ada, kadang juga enggak," katanya.

Dijual Rp 35 ribu

Satu tablet Riklona dijual seharga Rp 35 ribu.

Dirinya juga mengaku tidak pernah menjual tablet tersebut jika ada yang meminta lebih dari satu tablet.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved