Ini Komentar Bima Arya Atas Terpilihnya Sadiq Khan, Wali Kota Muslim Pertama di London

Niat mulia yang sungguh tidak mudah ketika mulai memerintah.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Tribunnews.com
Wali kota London, Inggris, Sadiq Khan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Terpilihnya Sadiq Khan sebagai wali kota Muslim pertama di London, Inggris, mendapat banyak pujian, termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Ia mengatakan, Sadiq Khan terpilih dengan kemenangan terbesar sepanjang sejarah politik di inggris.

"Artinya dua hal, yang pertama, warga London semakin terbuka terhadap perbedaan, dan kedua harapan warga sangat besar terhadap Sadiq," ujarnya saat kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (7/5/2016) malam.

Namun demikian, kata dia, tantangan pemerintahan yang akan dihadapi Sadiq Khan, jauh lebih berat.

"Campaigning berbeda dengan governing," kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Bima Arya juga mengingatkan, bahwa Sadiq pernah mengatakan akan menjadi wali kota bagi seluruh warga London.

"Niat mulia yang sungguh tidak mudah ketika mulai memerintah," ujar orang nomor satu di Kota Bogor itu.

Seperti yang diketahui, Sadiq Khan terpilih sebagai wali kota baru London setelah penghitungan suara pada Kamis (5/5/16) lalu.

Hasil penghitungan suara memperlihatkan Sadiq Khan yang merupakan calon Partai Buruh meraih 44,2 persen suara, sementara saingan terdekatnya, Zac Goldsmith, dari Partai Konservatif meraih 35 persen suara.

Kisah Sadiq Khan makin fenomenal, karena ia berasal dari keluarga sederhana.

Ayahnya, merupakan sopir bus keturunan Pakistan.

Sadiq Khan yang lahir di London pada Tahun 1970, dibesarkan di rumah susun dengan enam kakak dan adik perempuannya di Tooting, daerah di London selatan dengan etnis beragam.

Kemenangan ini bukan hal mudah bagi Sadiq Khan, pada masa kampanye, ia sempat diserang berbagai isu terkait keyakiniannya.

Bahkan ia pernah dituduh terkait gerakan ekstrimisme Islam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved