Belasan Rumah Diterjang Longsor, 29 Warga Mengungsi
Tebing yang terbuat dari material batu dan beton ini ambruk saat hujan deras melanda Kota Bogor.
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Puasa tahun ini harus dijalani 29 warga dengan kondisi memprihatinkan.
Mereka adalah Warga RT 02/04, Kelurahan Pabaton, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.
Tebing setinggi sekitar lima meter yang berada di belakang rumah mereka ambruk kemarin sore, Selasa (7/6/2016) sekitar pukul 17.30 WIB.
Tebing yang terbuat dari material batu dan beton ini ambruk saat hujan deras melanda Kota Bogor.
Salah seorang warga, Nurhayati (50) mengatakan, peristiwa longsornya tebing terjadi sesaat sebelum buka puasa.
"Saya sekeluarga lagi mau buka puasa. Tiba-tiba ada suara gemuruh kenceng banget dari belakang. Ternyata tebing di belakang rumah roboh," kataya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (8/6/2016).
Tebing yang runtuh menutupi selokan di belakang rumahnya, akibatnya air yang sedang deras masuk ke dalam rumahnya.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Air selokan masuk ke dalam rumahnya hingga setinggi 50 cm.
"Kasur sama pakaian saya di lemari gak sempet diselametin, basah semua. Saya juga pas buka ya seadanya, cuma minum terus beres-beres lagi," ungkapnya.
Akibat kejadian ini, bagian belakang rumahnya rusak ringan.
Namun, yang terparah ialah dialami rumah anaknya, Yusuf (40) yang tepat berada di sampingnya.
"Rumah anak saya sampai jebol tembok belakangnya. Mesin cuci, kulkas, sama peralatan makan kebawa hanyut semua," ujarnya.
Kini, ia dan kesembilan anaknya harus mengungsi di rumah tetangga dan saudaranya.
Sahur dan berbuka pun harus menumpang karena ia masih belum berani tinggal di rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/longsor_20160608_162959.jpg)