Ternyata Dahulu Ada Polisi yang Lebih Muda dari Tito Ketika Jadi Kapolri
Agustinus Pohan, masih ingat pada sosok muda yang sudah menjadi Kapolri di Indonesia.
Penulis: Suut Amdani | Editor: Suut Amdani
Siapa sosok muda ini?
"Seingat saya pak Hoegeng lebih muda dari pak Tito ketika menjadi kapolri," katanya.
Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso lahir pada 14 Oktober 1921 di Pekalongan, Jawa Tengah.
Hoegeng dilantik menjadi Panglima Angkatan Kepolisian Republik Indonesia pada 15 Mei 1968 menggantikan Jenderal Polisi M. Ng. Soetjipto Joedodihardjo.
Ia menambahkan, semoga seperti saat kepemimpinan Hoegeng, banyak hal terjadi dalam tubuh internal Kepolisian Republik Indonesia.

Yakni pembenahan dan perubahan di beberapa bidang pada organisasi kepolisian.
"PR nya tentu sangat banyak. Polri masih memerlukan banyak perubahan utk memenuhi harapan masyarakat," ujarnya.
Sekedar mengingatkan, dikutip dari buku "Museum Polri 2009", selama kepemimpinan Hoegeng, banyak hal terjadi dalam tubuh internal Kepolisian Republik Indonesia.
Langkah pertamanya adalah pembenahan beberapa bidang yang menyangkut struktur organisasi.
Hasilnya, struktur baru yang lebih dinamis dan komunikatif.
Langkah kedua, perubahan nama pimpinan polisi dan markas besarnya.
Sebutan Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI) diubah menjadi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Selain itu sebutan Panglima Angkatan Kepolisian RI (Pangak) diubah menjadi Kepala Kepolisian RI (Kapolri) dan nama Markas Besar Angkatan Kepolisian pun berubah menjadi Markas Besar Kepolisian.
Di bawah kepemimpinan Hoegeng pulalah peran serta Polri dalam peta organisasi Polisi Internasional, International Criminal Police Organization, semakin aktif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/tito_20160618_011726.jpg)