Mengenal Sosok 12 Pahlawan Pada Uang Rupiah Baru, Ada yang Gugur di Medan Perang
ada 12 wajah pahlawan yang ada di uang baru ini,dan semuanya jasa yang luar bias untuk negara
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Pada tahun 2011, I Gusti Ketut Pudja ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pahlawan nasional bersama 6 orang lainnya.
Rp 1.000 kertas (Cut Meutia)
Tjoet Meutia melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama suaminya Teuku Muhammad atau Teuku Tjik Tunong.
Namun pada bulan Maret 1905, Tjik Tunong berhasil ditangkap Belanda dan dihukum mati di tepi pantai Lhokseumawe.
Pada suatu pertempuran dengan Korps Marechausée di Paya Cicem, Tjoet Meutia dan para wanita melarikan diri ke dalam hutan.
Tjoet Meutia kemudian bangkit,i a menyerang dan merampas pos-pos kolonial sambil bergerak menuju Gayo melewati hutan belantara.
Namun pada tanggal 24 Oktober 1910, Tjoet Meutia bersama pasukkannya bentrok dengan Marechausée di Alue Kuriengm dan dalam pertempuran itu Tjoet Njak Meutia gugur.
Rp 2.000 kertas (Mohammad Hoesni Thamrin)
Kelincahannya sebagia pemimpin sudha mulai terlihat sejak dirinya masih remaja.
Pria kelahiran Jakarta pada 16 Februari 1894 ini muncul sebagai tokoh pergerakan nasional.
Untuk mencapai tingkat itu, ia memulai dari bawah, dari tingkat lokal.
Ia dikenal sebagai salah satu tokoh Betawi (dari organisasi Kaoem Betawi) yang pertama kali menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat), mewakili kelompok Inlanders (pribumi)
Thamrin juga salah satu tokoh penting dalam dunia sepak bola Hindia Belanda karena pernah menyumbang 2.000 Gulden di 1932 untuk mendirikan lapangan sepak bola khusus untuk rakyat Hindia Belanda pribumi yang pertama kali di
daerah Petojo, Batavia.
Rp 5.000 (Dr. KH. Idham Chalid)
Dr. KH. Idham Chalid adalah salah satu politisi Indonesia yang berpengaruh pada masanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/uang-baru_20161221_211844.jpg)


