Sahabat Tewas Setelah Ucapkan Ini saat Main Game, Dua Anak Kecil Dipaksa Tinggal Bersama Mayat

Anak tersebut disuruh oleh sang kakak, yang tak lain merupakan tersangka pembunuhan sahabatnya sendiri.

Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Rumah kontrakan pelaku di kampung Bedahan RT 8/2, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dua anak di bawah umur ini dipaksa untuk tinggal serumah dengan mayat lelaki berlumur darah.

Anak tersebut disuruh oleh sang kakak, yang tak lain merupakan tersangka pembunuhan sahabatnya sendiri.

Menurut Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahjono, tindakan sadis itu bermula dari sebuah permainan di rumah pelaku di ampung Bedahan RT 8/2, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Timbul Parulian Sianturi (51) yang kala itu menginap di rumah kontrakan pelaku, Rizki Alfarizi (37) menghabiskan malam dengan bermain sebuah permainan.

"Mereka datang berdua, sempat ngobrol dan main game bareng di dalam rumah kontrakan itu," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (19/1/2017).

Namun, menurut Hida, ada korban menagih hutang pada Rizki sebesar Rp 700 ribu.

Hutang itu memang sudah lama tak dibayar oleh Rizki.

Selesai menghabiskan malam berdua, tepatnya saat korban tertidur pulas, pelaku memukul kepala Timbul menggunakan tabung gas 3 kg.

"Habis dipukul kepalanya sampai sekarat, pelaku kemudian mengambil pisau terus menggorok leher korban hingga tewas," terangnya.

Kedua adik pelaku yang tinggal satu kontrakan pun kaget saat melihat ceceran darah dan sesosok mayat tergeletak di ruang tamunya.

Kedua adik pelaku yang masih dibawah umur itupun dilarang untuk melapor dan keluar rumah oleh pelaku selama hampir satu hari bersama mayat yang sudah mulai mengeluarkan bau.

Namun, saat pelaku pergi keluar kontarakan untuk membeli karung dan tali plastik yang diduga akan digunakan untuk membuang jasad korban, dimanfaatkan oleh adiknya untuk kabur ke rumah kakak tirinya di daerah Pancoran Mas, Kota Depok dan melaporkan kejadian tersebut.

"Saat kakak tiri pelaku datang ternyata benar di rumah kontrakannya ada mayat dan langsung melapor ke kami," jelasnya.

Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk di otopsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved