Puluhan Anggota FPI Kawal Sidang Pembakaran Markas GMBI

menggunakan seragam putih lengkap dengan peci putih berbaris di depan kantor PN Cibinong, Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor.

TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Puluhan anggota FPI Bogor Raya berbaris di depan Kantor PN Cibinong, Kamis (23/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sidang lanjutan kasus pengrusakan markas Gerakan Masyarakat Bawah Tanah (GMBI) di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kamis (23/3/2017) siang ini dikawal puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI).

Puluhan anggota FPI yang menggunakan seragam putih lengkap dengan peci putih berbaris di depan kantor PN Cibinong, Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor.

Ketua Badan Anti Teror Front (BATF) FPI Bogor Raya, Habib Iye Al Jufri mengatakan, kedatangannya bersama FPI Bogor Raya ini untuk mengawal jalanya sidang terhadap tujuh orang santri yang saat ini menjadi terdakwa.

"Kami kesini ingin memberikan suport kepada tujuh saudara kami yang sedang menjalani sidang," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Pihaknya berharap bisa masuk dalam ruangan sidang untuk mengikuti sidang perkara yang menimpa ketujuh santri itu.

"Perwakilan dari kami cuma lima orang yang diizinkan masuk untuk ikut sidang, sisanya menunggu diluar sampai sidang selesai," katanya.

Pihaknya juga berjanji akan tetap menjaga keamanan selama proses persidangan berjalan.

Polisi bersiaga di pintu masuk PN Cibinong.
Polisi bersiaga di pintu masuk PN Cibinong. (TribunnewsBogor.com/Damanhuri)

"Kami juga minta diberikan keadilan, jangan sampai perwakilan mereka (GMBI,red) didalam itu lebih banyak yang diizinkan masuk," tukasnya.

Sementara itu, sejumlah personel kepolisan pun terlihat berjaga-jaga disekitar PN Cibinong.

Hingga pukul 13.45 WIB, sidang kasus pengrusakan kantor GMBI masih belum dimulai.

Informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, ada lima orang saksi pelapor yang bakal dihadirkan dihadapan majelis hakim.(*)

Penulis: Damanhuri
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved