Penghuni Kontrakan yang Digerebek Densus 88 Ngaku dari Bandung, Pemilik: Suaminya Kerja di Luar Kota

Sejak tinggal dirumah kontrakannya, Anang mengaku belum mengetahui identitas jelas orang yang mengisi rumah kontrakannya itu.

Penghuni Kontrakan yang Digerebek Densus 88 Ngaku dari Bandung, Pemilik: Suaminya Kerja di Luar Kota
Istimewa
Densus 88 melakukan penggerebekan di sebuah kontrakan di RT 01/06, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor pada Selasa (30/5/2017) sore. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Kedatangan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri sempat membuat geger warga RT 01/06, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor pada Selasa (30/5/2017) sore.

Mereka melakukan penggerebekan di sebuah kontrakan serta mengamankan seorang wanita bercadar.

Anang Rosyadi, pemilik kontrakan mengaku tidak mengenal dekat dengan orang yang mengisi rumah kontrakannya itu.

Ia juga mengatakan kalau penghuni kontrakannya itu baru beberapa tinggal hari saja.

"Dia disini sejak hari kamis (25/5/2017), aslinya sih katanya dari Bandung. Sebelumnya pernah ngontrak di Dramaga Bogor," terangnya kepada wartawan pada Selasa (30/5/2017).

Sejak tinggal dirumah kontrakannya, Anang mengaku belum mengetahui identitas jelas orang yang mengisi rumah kontrakannya itu.

Padahal, ia sudah meminta identitas maupun kartu keluarga pengontrak, namun belum juga diberi dengan alasan sedang dalam proses pengurusan perpindahan.

"Tadi ada satu orang ibu-ibu pakai cadar yang dibawa polisi, kalau suaminya katanya kerja di luar kota," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri melakukan pengerebekan sebuah rumah kontarakan di Kampung Tegalsapi Rt 1/6, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, petugas membawa sejumlah wanita bercadar usai melakukan penggeledahan pada Selasa (30/5/2017) sore tadi.

Polisi juga menyita buku, berkas-bekas dan senjata tajam untuk dijadikan barang bukti.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky membenarkan penggerebekan yang dilakukan oleh tim densus 88 diwilayah Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor.

Menurutnya, kedatangan Tim Densus 88 sebagai langkah pengembangan kasus pengemboman yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta beberapa waktu lalu.

"Tidak ada penangkapan teroris, kedatangan tim densus 88 itu untuk melakukan penggeledahan di rumah kontrakan itu," terangnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Selasa (30/5/2017).

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved