Mahasiswa IPB Manfaatkan Spirulina Untuk Mencegah Kanker dan Kolesterol

Diperdagangkan di dunia sebagai suplemen makanan dan sebagai bahan aktif dalam pangan fungsional.

Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
Istimewa
Spirulina untuk mencegah kanker 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Lima mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (FPIK-IPB) meneliti Spirulina yang merupakan mikroalga yang tumbuh di perairan tawar, laut dan payau. 

Spirulina tumbuh dengan baik pada lingkungan pada keasaman (pH) 10 - 12. 

Mikroalga itu telah banyak diketahui sebagai superfood disebabkan oleh keberagaman dan kadar nutrisinya yang tinggi.

Diperdagangkan di dunia sebagai suplemen makanan dan sebagai bahan aktif dalam pangan fungsional.

Spirulina kaya akan kandungan nutrisi seperti protein, vitamin, asam amino esensial, mineral dan asam lemak esensial. 

Selain itu juga mengandung komponen penting seperti γ-linoleic acid (GLA) dan berbagai senyawa fitokimia yang bermanfaat bagi kesehatan.

Manfaat kesehatan yang didapat dari mengkonsumsi Spirulina telah banyak ditemukan hasil dari berbagai penelitian, diantaranya meningkatkan sistem imun tubuh, aktivitas antioksidan, efek antikanker, efek antiviral, mengontrol hiperlipidemia dan kolesterol, mencegah arthritis, imunomodulasi dan antiinflamasi.

Fikosianin merupakan komponen pigmen dengan kadar yang paling tinggi diantara pigmen lainnya dalam Spirulina.

Kandungan fikosianin pada Spirulina sp. berkisar 1-10% berat.

Pigmen fikosianin memiliki sifat terapeutik dan nutrisi yang cukup lengkap.

Kandungan pigmen fikosianin yang tinggi dan sifat fungsionalnya menjadi daya tarik bagi pengembangan dan dianggap memiliki pasar yang potensial dalam industri pangan dan kesehatan.

Fikosianin telah banyak digunakan sebagai bahan obat-obatan karena memiliki fungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, antitumor, dan meningkatkan imunitas.

Stabilitas pigmen fikosianin dapat ditingkatkan dengan teknologi mikroenkapsulasi.

Penelitian pengujian stabilitas pigmen fikosanin dengan teknologi mikroenkapsulasi dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Mereka adalah Maulidiah Dwi Kurniawati, Rifki Anugrah, Muhammad Amiluddien, Novi Kurnia Sari, dan Tito Florensi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved