Polemik Pesantren Ibnu Masud
Warga Tuntut Ponpes Ibnu Ma'sud Dibubarkan, Polisi Bersenjata Lengkap Dikerahkan
Tak hanya itu, tampak spanduk yang dipasang depan mobil yang tertulis 'Bubarkan Ibnu Mas'ud'.
Penulis: Damanhuri | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Jelang penutupan Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud yang berlokasi Kampung Jambe, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor ratusan warga menggelar aksi disekitaran pondok pensantren, Senin (18/9/2017).
Warga yang sudah kesal mendesak agar pondok pesantren tahfiz itu dibubarkan.
Kekesalan warga ini dipicu insiden satu bulan lalu lantaran ada seorang staf pengajar Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud kepergok membakar umbul-umbul merah putih.
Baca: Ini Pengakuan Ketua Yayasan Ibnu Masud, Tidak Segan-segan Keluarkan Stafnya yang Radikal
"Kami mau pesantren itu (Ibnu Masud) dibubarkan, warga sudah resah," kata salah seorang warga.
Aksi warga ini pun menggunakan mobil yang dilengkapi pengeras suara.
Baca: Ini yang Dilakukan MUI Setelah Ponpes Ibnu Masud Ditutup
Tak hanya itu, tampak spanduk yang dipasang depan mobil yang tertulis 'Bubarkan Ibnu Mas'ud'.
Disisi lain, ratusan aparat kepolisian bersenjata lengkap serta Satpol PP Kabupaten Bogor tampak sudah berada dilokasi sejak pagi tadi.
Petugas gabungan terlihat bersiaga dan memberi jarak agar warga tidak mendekat ke Pondok Pesantren.
Hingga berita ini diturunkan, ratusan warga masih menunggu rencana penutupan yang akan dilakukan oleh Pemkab Bogor.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ponpes-ibnu-masud_20170918_133736.jpg)