Krisis Air Bersih
Air Bersih Berubah Kuning, Pelanggan PDAM Tirta Pakuan Takut Mandi
setelah dikuras dan dibersihkan, ternyata yang membuat kotor berasal dari airnya bukan dari baknya.
Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kondisi air PAM di Kota Bogor dikeluhkan warga.
Sejak beberapa hari ini kondisi air bersih tersebut kuning dan kotor.
Sejumlah warga awalnya menduga bak mandi mereka yang kotor.
Tapi, setelah dikuras dan dibersihkan, ternyata yang membuat kotor berasal dari airnya bukan dari baknya.
Tidak jernihnya air dari PDAM Tirta Pakuan dikeluhkan pelanggan.
"Airnya juga mau tanah, kalau mau sikat gigi rasanya di mulut agak asam," ujar Yohanes, salah satu warga yang tinggal di Jalan Kresna, Bantarjati, Bogor Utara.
Selain itu, Anes juga jadi takut saat mau mandi.
"Takut airnya gatal," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Anes itu mengatakan, dirinya harus berulang kali menguras bak mandi yang kotor.
Tapi, setelah dibersihkan, air yang keluar dari kran tetap saja kotor.
"Kebetulan keramik di bak mandi di rumah saya warna putih jadi keliatan sekali kotornya. Terus air nya juga kuning nempel ke keramik," ujarnya.
Tak hanya air kotor, keluhan terhadap pelayanan PDAM Tirta Pakuan juga dikeluhkan warga yang tinggal di daerah Kecamatan Bogor Barat.
Penyebabnya bukan karena air yang mengalir ke rumah warga kotor, tapi pasokannya terhenti.
"Saya terpaksa mandi di kantor, karena pagi-pagi air enggak ngalir," ujar Sanjaya salah satu pelanggan PDAM Tirta Pakuan.
Baik Anes maupun Sanjaya meminta PDAM Tirta Pakuan untuk lebih meningkatkan kualitas airnya juga pelayanan kepada pelanggan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pam-kotor_20170920_083146.jpg)