Sari Putri, Calon Doktor Muda IPB, Tolak Tawaran Perusahaan Pilih Jadi Dosen

Fiber Cracking Technology ini dikembangkan dalam rangka mendukung program sustainable development dan zero waste.

Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
Humas IPB
Calon doktor muda IPB, Sari Putri Dewi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sari Putri Dewi, calon doktor muda Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan inovasi baru dalam dunia pakan ternak.

Mahasiswi Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan IPB ini mengembangkan terobosan baru yang dinamakan Fiber Cracking Tecknology.

Inovasi ini dapat menurunkan kandungan serat  atau fraksi lignoselulosa yang tinggi pada pakan asal limbah pertanian dan perkebunan secara signifikan dalam waktu yang sangat singkat, yaitu sekitar 2-3 jam. 

Fiber Cracking Technology  ini  dikembangkan  dalam rangka mendukung program sustainable development dan zero waste.

Teknologi ini tengah dikembangkan penelitiannya oleh IPB bekerja sama dengan LIPI Bioteknologi serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan melalui program Kemitraan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Nasional (KKP3N).

Baca: Mengenal Lebih Dekat Dr Budy Wiryawan, Pelopor Pembuatan Atlas Pesisir, Hobi Selam dan Jago Karate

Sari  melakukan penelitian disertasi tentang Fiber Cracking Technology di bawah bimbingan Dr Muhammad Ridla, Dr Anuraga Jayanegara, dan Prof Dr Erika Budiarti Laconi yang merupakan peneliti senior dalam keilmuan tersebut.

Hasil penelitian Sari diprediksi akan rampung awal tahun depan. 

Inovasi ini akan sangat berguna bagi masyarakat peternak Indonesia karena kebutuhan pakan ternaknya akan dimudahkan dengan inovasi Fiber Cracking Technology  yang berbahan dasar dari limbah pertanian.

Mahasiswa berusia 25 tahun ini menyelesaikan S1 dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi PakanIPB.

Ia kemudian mendapatkan beasiswa Fast Track (jalur percepatan/akselerasi) S2, yaitu salah satu beasiswa bagi lulusan terbaik untuk melanjutkan S2 tepat waktu yakni dua tahun.

Baca: Staf Akademik IPB Temukan Cara Penjaminan Mutu Akademik Berstandar Internasional

Sari pun dapat dapat lulus pada program Fast Track S2 hanya dalam waktu 16 bulan dengan predikat  Cumlaude.

Sosok wanita muda ini telah mempublikasi penelitiannya dalam jurnal  nasional dan internasional di bawah bimbingan dosen pembimbingnya di IPB.

Jurnal yang pernah dibuatnya adalah Nutrient Content, Protein Fractionation and Utilization of Some Beans as Alternatives to Soybean for Ruminant Feeding – Media Peternakan 2016, Effect of Cell-wall Nitrogen Proportion on Protein Utilization by Ruminant Livestock : A Meta-Analysis Across Different Experiments -  International Conference on Sustainable Development Bali 2015 dan Determination of Cell Wall Protein from Selected Feedstuffs and Its Relationship with Ruminal Protein Digestibility In Vitro – Media Peternakan 2015.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved