Tanggapi Soal Harga BBM Naik, SBY Curhat Pernah Dikritik Tak Mendidik Karena Berikan Bantuan Dana

Menurut SBY, kenaikan harga BBM dan listrik harus segera diatasi, dan pemerintah harus memberikan penjelasan kepada rakyat.

Tayang:
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Susilo Bambang Yudhoyono 

Bagi SBY, ia cukup mengerti dengan kebijakan pemerintah ini, karena pada era kepemimpinannya, ia beberapa kali menyesuaikan harga BBM.

Namun, ia mengingatkan, penyesuaian itu akan memberatkan rakyat kecil, karena akan berimbas kepada kenaikan harga barang dan tarif jasa angkut.

Karena itu pemerintah jangan malu-malu, jangan ragu-ragu, untuk memberikan subsidi kepada rakyat golongan ekonomi bawah.

Asal subsidinya pantas dan masih dalam tingkat aman bagi keuangan negara,” harapnya.

SBY bercerita, dulu saat menjabat presiden, ia pernah dikritik habis-habisan karena memberikan bantuan dana kepada rakyat kecil.

Baca: Begini Kabar Mak Vera Pasca 3 Tahun Meninggalnya Olga Syahputra, Jualan Bakso dan Nasi Goreng

Kala itu pemerintah terpaksa menyesuaikan harga BBM karena minyak dunia menyentuh angka 150 dolar AS perbarel, lebih dari dua kali lipat harga.

Waktu itu dibilang saya tidak mendidiklah, kebijakan yang menina-bobokkanlah, dihujat sana-sini, tapi tak apa-apa, saya harus ambil resiko.

Ini terbukti, ekonomi kita selamat, bahkan bisa tumbuh di atas 6 persen,” kenangnya.

Berdasarkan pengalaman itulah, SBY meminta pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat ekonomi lemah.

Dengan begitu, daya beli mereka bisa tetap terjaga dan kondisi perekonomian bangsa tidak semakin memburuk," tulis Ferdinand Hutahean.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved