Anggota Brimob Ditusuk

Polisi yang Tewas di Mako Brimob Bertambah Satu, Ini Kronologi Hingga Curhatan Sedih Sang Anak

Bripka Marhum berteriak meminta tolong dan kemudian anggota lain yang melihat kejadian itu menembak pelaku hingga tewas.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Kolase Foto TribunnewsBogor.com
Korban tewas di Mako Brimob 

Bripka Marhum berteriak meminta tolong dan kemudian anggota lain yang melihat kejadian itu menembak pelaku hingga tewas.

Akibat penikaman itu, Marhum sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob untuk diselamatkan.

Sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh dokter piket. 

Sementara itu, jenazah terduga TS berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Baca: Penusuk Bripka Marhum Prencje Ditembak Mati di Mako Brimob

Kejadian itu menyisakan duka mendalam bagi instansi kepolisian tak terkecuali keluarga korban.

Putra Bripka Marhum Prencje yang diketahui bernama Mohammad Fadillah mengunggah tulisan untuk sang ayah yang gugur saat bertugas.

Hal itu diketahui dari unggahan sang anak baru-baru ini di media sosial.

Mendengar kabar duka tersebut, sang anak lantas menuliskan kalimat sedih yang seolah menjadi kata-kata perpisahan untuk sang ayah.

Pahlawanku
Telah
menyelesaikan 
tugasnya dengan
baik di hari yang 'suci
Selamat jalan pak

Putra Bripka Marhum Prencje yang diketahui bernama Mohammad Fadillah itu pun tampaknya terpukul oleh peristiwa tersebut.

Meskipun begitu, ia tetap tegar dan mengucapkan kata-kata perpisahan "selamat jalan pak" untuk mendiang ayahnya itu.

Baca: Viral Foto Wanita Tagih Utang ke Teman, Malah Diganjar Sabetan Parang di Pipinya

Unggahan anak Bripka Marhum Prencje
Unggahan anak Bripka Marhum Prencje (Instagram story)

Sosok Bripka Marhum Prencje

Di media sosial Facebook, foto almarhum Mahrum sudah dimasukan ke peti mati dan ditutupi bendera merah putih sudah beredar.

Peti mati itu diletakan di dalam sebuah ruangan untuk diberikan penghormatan terakhir sebelum dikebumikan.

Tak hanya itu, di bagian depan peti juga tampak foto semasa hidup Mahrum sedang mengenakan pakaian dinas kepolisian.

Pria berusia 41 tahun ini juga dikabarkan meninggalkan anaknya yang masih berusia 16 tahun.

Baca: Begini Ekspresi Wajah Napi Teroris Usai Menghabisi 5 Nyawa Polisi Secara Sadis di Mako Brimob

Bripka Marhum Prencje
Bripka Marhum Prencje ()

Tampak beberapa kerabat dan keluarga mengelilingi peti untuk melihat wajah terakhir korban dan memberi salam perpisahan.

Beberapa orang yang mengenakan pakaian polisi dan pakaian biasa itu tampak memperlihatkan raut wajah sedih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, terduga pelaku TS (23) bertempat tinggal di Kampung Buniara RT 22/04 Desa Buniara, Tanjungsiang, Subang, Jawa Barat.

Selama bertugas di Mako Brimob, almarhum tinggal di Aspol Mako Brimob Kelapa Dua Cimanggis - Depok bersama keluarganya.

Hingga saat ini belum diketahui, Mahrum akan dikebumikan di Depok atau di kampung halamannya di Subang, Jawa Barat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved