Heboh Surat Edaran Minta RT Kumpulkan Zakat Minimal Rp 1 Juta, Begini Penjelasan Lurah

Istri Ketua RT 011 RW 010, Awiti, menyebut dia dan suaminya, Nawawi, juga tidak keberatan dengan target Rp 1 juta.

Heboh Surat Edaran Minta RT Kumpulkan Zakat Minimal Rp 1 Juta, Begini Penjelasan Lurah
(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Revisi surat edaran Lurah Cilandak Barat Agus Gunawan tentang pengumpulan zakat untuk RT. Foto diambil Minggu (3/6/2018). 

Bazis tingkat kota menentukan besaran target pengumpulan ZIS tiap kelurahan sesuai potensi masing-masing kelurahan, salah satunya kemampuan ekonomi warga.

Pengumpulan ZIS itu dilakukan dalam waktu satu tahun.

"(Besar setoran) udah ditetapkan masing-masing kelurahan sekian. Tiap kelurahan punya potensinya yang berbeda-beda," kata Arifin.

kompas
Petugas PPSU memberikan revisi surat edaran Lurah Cilandak Barat Agus Gunawan tentang pengumpulan zakat untuk RT kepada Ketua RT 008 RW 010, Sri Mulyantini, Minggu (3/6/2018). (KOMPAS.com/NURSITA SARI) 

RT tak keberatan

Ketua RT di Kelurahan Cilandak Barat mengaku tidak keberatan dengan adanya imbauan dari lurah soal target pengumpulan dana zakat untuk GAR minimal Rp 1 juta.

Ketua RT 008 RW 010, Sri Mulyantini menyebut, setiap tahunnya memang ada nominal dana yang diharapkan bisa dikumpulkan RT. Namun, target itu tidak berbentuk paksaan.

"Ada nominalnya, ada target. Saya udah 12 tahun jadi RT, selalu (target) Rp 500.000. Baru tahun ini Rp 1 juta, tapi enggak masalah karena enggak ada paksaan," ujar Tini.

Istri Ketua RT 011 RW 010, Awiti, menyebut dia dan suaminya, Nawawi, juga tidak keberatan dengan target Rp 1 juta.

Nawawi biasanya berkeliling ke rumah warga untuk menawarkan sedekah dalam program GAR sambil menunjukkan edaran lurah, namun tidak memaksa.

"Enggak keberatan, memang sudah tugas RT, enggak terbebani. Mungkin (ditargetkan Rp 1 juta) biar kita bergerak cepat, tapi kita setornya semampunya," ucap Awiti.

Baca: Mengaku Ditinggal di Mekkah, Ternyata Kakek Ini Sengaja Dipulangkan, Begini Penjelasan Pihak Travel

Halaman
1234
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved