Jangan Ditunda! Ini Efek Buruk Jika Sarapan di Waktu Siang

Yang seperti ini, biasanya dilakukan oleh mereka yang menyandang status sebagai 'anak kos'.

Tayang:
Editor: khairunnisa
Kompas.com
Ilustrasi 

Melewatkan salah satu waktu makan bisa membuat seseorang menjadi kekurangan nutrisi.

Maka dari itu, untuk membuat brunch kamu jadi lebih sehat, ada baiknya untuk memperhatikan empat faktor berikut ini.

Yang pertama adalah jenis menu.

Untuk menghindari penumpukan lemak seperti yang dikhawatirkan oleh Belani, sebaiknya pilih menu yang tinggi akan serat.

Mengutip dari Kompas.com, pilihlah menu makanan tinggi serat, protein, karbohidrat, dan lemak sehat.

Roti gandum utuh, kacang-kacangan, atau alpukat bisa kamu sertakan dalam menu brunch.

Yang kedua, adalah porsinya.

Terpopuler: Pertahankan Motor Suami, Istri Driver Ojek Online Tewas Usai Ditembak dan Ditusuk Begal

Jangan mentang-mentang karena menggabungkan dua waktu makan sekaligus kamu lantas makan dengan porsi membabi-buta.

Makanlah dengan porsi sewajarnya saja.

Ketiga, kamu juga perlu memperhatikan waktu makannya.

Brunch di waktu yang terlalu siang akan membuat tubuhmu menumpuk lemak lebih banyak sebagai cadangan tenaga.

Tubuh memang akan kehilangan massa otot, tapi timbunan lemak justru makin menumpuk, dan ini bukanlah metode penurunan berat badan yang ideal.

Yang terakhir alias yang keempat, adalah tujuannya.

Sebaiknya jangan jadikan brunch sebagai kebiasaan.

Bagaimanapun, makan teratur dengan tiga waktu yakni sarapan, makan siang, dan makan malam, adalah waktu yang ideal.

Agar terhindar dari rasa malas dan tetap hemat, kamu bisa mengonsumsi biskuit gandum utuh pada pagi hari sebelum memulai rutinitas.

Terduga Pelaku Bom di Pasuruan Tega Tingalkan Anaknya yang Terluka, Istrinya Diamankan Polisi

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved