Tawuran Pelajar

Pelajar Tawuran Usai Pulang Sekolah, Wali Kota Bima Arya Marah sambil Banting Benda Ini

Bima Arya pun marah saat bertemu para siswa yang diamankan di Kantor Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (16/7/2018) petang.

Tayang:
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Afdhakul Ikhsan
Wali Kota Bogor Bima Arya memegang senjata tajam yang digunakan oleh pelajar untuk tawuran di jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor, Senin (16/7/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Aksi tawuran yang terjadi di depan kampus UIKA, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor mengundang kemarahan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Bima Arya pun marah saat bertemu para siswa yang diamankan di Kantor Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (16/7/2018) petang.

"Kalian dipenjara 5 tahun harus siap. Mau anak siapa. Mau bayar berapa, gak ada cerita. Ada bukti kalian bawa senjata penjara 5 tahun. Dipenjara. Diproses hukum. Selesai hidup kalian," kata Bima Arya yang geram sambil melihat senjata tajam yang dibawa para pelajar untuk tawuran.

sampai disitu, Bima kemudian membanting celurit yang digunakan oleh pelajar tersebut di depan siswa yang telah diamankan polisi.

"Bohong nih, makin banyak bohong makin berat, kalau terbukti kalian mau tawuran apalagi bawa ini sudah pasti dipenjara," tegasnya sambil membanting clurit tersebut.

Tak berhenti disitu, Bima sempat memeriksa handphone milik siswa.

Diduga Diprovokatori Alumni, Tawuran Pelajar di Jalan Sholeh Iskandar Bogor Bikin Resah

"Janjian dimana, mau tawuran?," kata Bima bertanya pada para pelajar tersebut sambil menunjukan bukti di HP siswa.

"Memang mpls pulang jam tiga. Saya janjian sama teman," kata siswa menjawab pertanyaan Wali Kota Bogor itu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, ratusan siswa SMA dari dua SMA di Kota Bogor terlibat aksi tawuran di jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor.

Namun, aksi tersebut sempat dilerai oleh warga, TNI hingga aparat kepolisian.

Sebagian siswa yang diamankan warga langsung dibawa oleh polisi untuk diperiksa.

Sedikitnya ada delapan orang yang sampai saat ini masih diamankan pihak kepolisian.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved